Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Poster Pendidikan

Lompo.info - Contoh Poster Pendidikan - Ketika mengunjungi tempat-tempat umum seperti bioskop, Anda pasti menemukan informasi yang menempel di dinding dengan gambar, atau ilustrasi yang menarik. Biasanya untuk menampilkan informasi film yang sedang tayang pada saat itu. Nah, yang demikian adalah salah satu contoh poster. 

Poster adalah media publikasi yang tersusun atas tulisan, gambar atau kombinasi keduanya. Tujuannya adalah menyampaikan pesan atau informasi kepada audiens. 

Penyampaian informasi menggunakan poster dinilai lebih efektif karena mampu menarik perhatian audiens melalui wujudnya yang menarik. Poster adalah contoh karya desain grafis.

Selain tulisan dan gambar, biasanya dalam poster terdapat ilustrasi, ikon dan pemilihan warna yang sesuai. Inilah yang membuat wujudnya lebih menarik ketika digunakan sebagai media penyampaian informasi.

Selain ditemukan di tempat-tempat umum, poster juga bisa kita temukan melalui postingan media sosial seperti instagram ataupun facebook. Sebagai masyarakat awam, rasanya sulit untuk membedakan antara poster dengan karya desain grafis lainnya.

Tampak sekilas, wujud dari poster mirip dengan spanduk, famplet ataupun brosur. Lantas bagaimana cara kita membedakannya? Ada sejumlah ciri yang menjadi karakteristik poster. Apa saja ciri tersebut? Berikut penjelasan lengkapnya.


Contoh Poster dan Bagaimana Mengenali Ciri-Cirinya

Menemukan contoh poster bukan perkara sulit. Yang menjadi sulit adalah membedakan antara poster, famplet ataupun brosur. Ketiganya adalah karya desain grafis yang juga berfungsi sebagai media penyampaian informasi.

Lalu bagaimana cara kita mengenali suatu media sebagai poster, famplet atau bahkan brosur? Cara paling mudah adalah memperhatikan ciri-ciri poster sebagai berikut.

1. Sederhana

Ciri poster yang pertama adalah sederhana. Maksudnya adalah sederhana dalam tampilan, ataupun metode pembuatan. Poster tidak menggunakan ornamen atau ilustrasi yang berlebihan. 

Syarat poster yang baik adalah mampu menyampaikan informasi dengan jelas sehinga audiens tidak kesulitan untuk memahami informasi tersebut. Dengan konsep sederhana inilah audiens bisa menerima informasi dalam waktu singkat.

Dengan kata lain, tanpa membaca keseluruhan isi poster, mereka sudah bisa menemukan pesan utamanya. Biasanya, untuk mendukung hal tersebut pada poster terdapat ilustrasi yang mampu mewakilkan isi informasi.

Selain itu, tempat pemasangannya harus tempat umum, sehingga menyasar kepada masyarakat secara luas. 

2. Menyajikan Ide Untuk Mencapai Tujuan Tertentu

Ciri-ciri poster selanjutnya adalah menyajikan ide. Fungsi utama poster adalah menyampaikan ide atau informasi. Ketika sudah tersampaikan, maka tujuannya sudah tercapai. 

Contohnya poster kesehatan yang tujuannya memberi himbauan agar masyarakat memakai masker saat pandemi. Informasi yang termuat pada poster dengan tujuan demikian dapat berupa ilustrasi orang memakai masker, ilustrasi virus Covid-19, dan sejumlah informasi tentang pentingnya memakai masker. 

Contoh poster demikianlah yang bisa kita katakan sebagai poster yang menyajikan suatu ide untuk mencapai suatu tujuan. 

3. Poster Itu Berwarna

Bukan poster namanya ketika tidak ada kombinasi warna. Penggunaan warna pada poster tidak boleh sembarangan. Karena setiap warna merepresentasikan suatu makna. 

Misalkan Anda ingin membuat poster untuk menyampaikan informasi film bertema horor. Kira-kira warna apa yang cocok untuk poster tersebut? Sebut saja warna dengan tone yang gelap supaya menghadirkan kesan mistis, atau misterius.

Bagaimana jadinya jika poster film horor menggunakan warna-warna cerah seperti kuning atau hijau? Tentu penyampaian informasi menjadi tidak efektif, bahkan memicu adanya miss atau kesalahan dalam penyampaian. Karenanya, pemilihan warna untuk poster tidak boleh sembarangan begitu saja.

4. Ada Slogan

Selain berwarna, poster juga identik dengan slogan. Slogan adalah kata-kata singkat yang pamungkas. Artinya ia memiliki kekuatan untuk menyampaikan suatu maksud. Contoh slogan adalah Bersih Itu Sehat!

Ketika poster tanpa slogan rasanya akan hambar. Seperti tidak ada sesuatu yang menarik untuk membuat pembaca terkesan. Adanya slogan juga membantu pembaca dalam memahami informasi pada poster, lho! 

5. Tulisannya Harus Jelas

Poster dengan ilustrasi menarik, kombinasi warna ciamik, ataupun slogan yang keren, tidak akan bernilai ketika ia tidak mampu menampilkan tulisan dengan jelas. Artinya poster harus memiliki tingkat keterbacaan yang tinggi. 

Sebagai pembuat poster, kita tidak boleh membuat pembaca bingung dengan informasi yang akan disampaikan. Penggunaan ilustrasi berlebihan pun tidak baik. Peran ilustrasi pada poster adalah menegaskan kembali isi atau informasinya.  

6. Tulisannya Bervarisasi

Ketika menemukan contoh poster, coba Anda perhatikan, apakah tulisannya bervariasi? Variasi tulisan pada poster bukan semara-mata nilai estetika, tetapi juga membantu pembaca untuk memahami informasi pada poster.

Misalkan tulisan untuk pemberitahuan diskon. Umumnya dibuat dengan gaya tulisan yang bold, berwarna terang dan berukuran besar. Informasi penjelasnya seperti syarat dan ketentuan tentu harus lebih kecil guna menghighlight informasi diskon tersebut. 


Jenis-Jenis Poster Berdasarkan Isinya

Kira-kira sudah tergambarkan belum seperti apa itu poster? Yakinlah Anda sudah sering menemukan poster dalam aktivitas sehari-hari, hanya saja tidak mengenalinya. Dalam aktivitas sehari-hari, jenis-jenis poster beragam sekali. 

Dapat kita tinjau berdasarkan isi dan tujuannya. Berikut adalah ciri-ciri poster berdasarkan isinya. 

1. Poster Kegiatan

Ini adalah jenis poster yang umum kita temukan di lingkungan sekolah, kampus atau di tempat-tempat umum. Informasi yang termuat dalam poster jenis ini adalah informasi tentang suatu kegiatan, apapun itu.

Umumnya informasinya terdiri dari nama kegiatan, waktu, tempat pelaksanaan, aturan untuk ikut serta, dan biaya. 

2. Poster Pendidikan

Ketika masa ajaran baru tiba, poster pendidikan akan bertebaran. Biasanya di lapangan, pinggir jalan raya, di depan gedung sekolah, dan tempat-tempat strategis lainnya. Tujuan poster ini memberikan informasi atau himbauan tentang dunia pendidikan. Contohnya adalah poster penerimaan siswa atau mahasiswa baru. 

3. Poster Niaga

Contoh poster lain yang sering kita temukan adalah poster niaga. Informasinya terkait dengan penawaran barang. 


Jenis-Jenis Poster Berdasarkan Tujuannya

Selanjutnya, mari kita tinjau apa saja jenis poster berdasarkan tujuannya. 

1. Poster Propaganda

Pernahkah Anda mendengar apa itu poster propaganda? Poster ini memuat informasi yang memotivasi khalayak ramai. Tujuannya adalah memberikan semangat dan mempengaruhi orang lain untuk melakukan sesuatu. 

2. Poster Kampanye

Ini adalah contoh poster yang juga sering kita temukan. Ketika musim pemilu tiba, hampir di setiap tempat kita dapat menemukan poster kampanye. Tujuannya sudah jelas, mempengaruhi dan menarik simpati masyarakat pada pemilihan umum nantinya. 

3. Poster Film

Kalau yang satu ini, sudah  tak asing kan? Poster film bisa kita temukan di sepanjang lorong bioskop. Dengan maksud menginformasi judul film yang sedang tayang. Poster film biasanya dibuat semenarik mungkin untuk mempengaruhi penonton. 

4. Poster Riset

Jenis poster lainnya adalah poster riset. Ini biasanya kita temukan dalam lingkungan pendidikan seperti kampus. Tujuan poster riset adalah menyampaikan informasi tentang penelitian.

Ternyata jenis-jenis poster itu banyak sekali, ya. Selain beberapa tadi, masih ada banyak sekali jenis poster yang bisa kita temukan. 


Contoh Poster Pendidikan Tentang Ajakan Membaca


Contoh Poster Pendidikan Tentang Ajakan Membaca
Contoh Poster Pendidikan Sumber: youtube.com/Doni Studio



Demikianlah informasi yang dapat kami bagikan terkait contoh poster dan jenis-jenisnya. Dengan ini, harusnya Anda sudah bisa membedakan antara poster dan jenis karya desain grafis lainnya.