Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Makalah yang Benar dan Cara Membuatnya Supaya Mendapat Nilai Sempurna

Lompo.info - Contoh Makalah yang Benar - Makalah adalah tugas yang sering dikerjakan mahasiswa selama masa perkuliahan. Membuatnya susah-susah gampang, lho! Ada aturan yang mengikat dan tidak boleh asal-asalan. Supaya terbiasa membuat makalah, mulai dari sekarang Anda harus mempelajari contoh makalah yang benar sebagai referensi ketika mendapat tugas nantinya. 


Contoh Makalah yang Benar
Contoh Makalah yang Benar



Bagi yang belum tahu, makalah adalah karya tulis yang sifatnya ilmiah. Tujuan penulisannya adalah membahas suatu permasalahan, bagaimana langkah menyelesaikan masalah tersebut menggunakan suatu metodologi dan berdasarkan pada observasi atau penelitian. 

Penulisan makalah tidak boleh asal. Sifatnya ilmiah, sehingga Anda wajib menggunakan gaya bahasa baku, sesuai kaidah penulisan Bahasa Indonesia yang benar. Selain itu, penulisan makalah harus merujuk kepada sumber yang relevan, setiap teori harus jelas rujukannya.

Begitu pula dengan permasalahan yang akan diselesaikan. Kesalahan yang sering dilakukan mahasiswa adalah menulis makalah asal-asalan, ingin cepat selesai saja. Tidak memperhatikan aturan-aturan yang berlaku. Hasilnya, makalah yang disusun tidak diterima oleh dosen. 

Guna menghindari hal-hal demikian, Anda perlu belajar bagaimana cara menulis makalah yang benar dan sesuai dengan kaidah penulisan karya ilmiah. Berikut ini kami menyajikan informasi terkait contoh makalah yang benar, mulai dari struktur, hingga cara membuatnya.

Contoh Makalah yang Benar dan Cara Membuatnya

Makalah adalah karya tulis yang sifatnya ilmiah. Karenanya, menulis makalah tidak boleh asal. Ada sejumlah peraturan terkait penulisan makalah. Jika peraturan tersebut tidak terpenuhi, maka karya tulis yang Anda buat belum bisa dikatakan sebagai contoh makalah yang benar.

Lantas, seperti apakah makalah yang baik dan benar itu? Mari kita simak ciri-cirinya berikut ini. 

Ciri Makalah yang Baik dan Benar

Ada sejumlah ciri makalah yang baik dan benar. Berikut beberapa diantaranya. 

1. Kontribusi Penelitian

Makalah yang baik adalah makalah yang mampu memberikan kontribusi. Kontribusi yang dimaksud dalam hal ini terbagi menjadi beberapa kategori. Pertama, kontribusi berupa pengembangan teori baru.

Kontribusi selanjutnya adalah perbaikan metode. Artinya, makalah yang Anda kerjakan adalah upaya untuk menyelesaikan atau memperbaiki kekurangan yang terdapat pada makalah sebelumnya.

Dapat dilakukan dengan menerapkan teknik yang berbeda, menggunakan jumlah data berbeda, atau hal lainnya.

Kontribusi lainnya dapat berupa manfaat dan implikasi aplikatif. Bagaimana hasil penelitian memberikan kontribusi nyata atas permasalahan yang terjadi. 

2. Orisinalitas

Contoh makalah yang benar dan baik adalah makalah orisinalitas. Artinya, karya tulis tersebut bukan plagiat, tidak meniru penelitian milik orang lain. Merujuk dan meniru adalah dua hal yang berbeda.

Orisinalitas atau keaslian karya tulis dapat kita tinjau berdasarkan masalah, kerangka konsep dan pendekatan dalam menyelesaikan masalah. 

3. Pernyataan Permasalahan

Ciri makalah yang baik selanjutnya memiliki pernyataan masalah. Maksudnya makalah memiliki pernyataan penelitian dan gambaran asosiasi dua atau lebih fenomena yang terukur.

4. Kelayakan 

Ciri terakhir berkaitan dengan kelayakan. Apakah makalah yang Anda tulis sudah memenuhi standar karya tulis ilmiah? Untuk mengukur kelayakan, ada banyak parameter yang bisa kita gunakan, salah satunya adalah kemampuannya dalam menjawab.

Artinya, makalah yang kita tulis mampu menjawab topik atau permasalahan yang diselesaikan. 

Kira-kira, itulah tadi beberapa aspek yang menentukan kualitas suatu makalah. Ketika aspek tersebut sudah terpenuhi, maka dapat kita katakan sebagai contoh makalah yang benar. 

Selanjutnya, kita perlu tahu apa saja informasi yang harus tercantum dalam makalah. Berikut beberapa struktur makalah yang benar sesuai kaidah penulisan karya ilmiah.

Struktur Penulisan Makalah Sesuai Kaidah Karya Tulis Ilmiah

Setelah mengetahui apa saja ciri makalah yang benar, selanjutnya kita perlu tahu bagaimana struktur makalah yang sesuai dengan standar karya tulis ilmiah. Struktur penulisan makalah yang benar umumnya sebagai berikut.

1. Cover 

Makalah harus memiliki cover atau sampul yang berisi judul, logo instansi, nama penulis, tahun terbit dan juga tempatnya.

Format cover makalah biasanya berbeda-beda, tergantung kebutuhan dan aturan dari kampus masing-masing. Secara umum, aturan penulisan cover adalah rata tengah sehingga terlihat rapi. 

2. Kata Pengantar

Setelah cover, contoh makalah yang benar adalah makalah yang memiliki kata pengantar. Apa yang harus Anda sampaikan dalam kata pengantar? Pertama, ucapan terima kasih atau ucapan syukur.

Kemudian, tuliskan juga gambaran isi makalah secara singkat. Cukup menyampaikan judul saja. Terakhir, Anda bisa menutup kata pengantar dengan permohonan maaf juga permintaan akan kritik dan saran dari pembaca.

3. Daftar Isi

Daftar isi adalah kumpulan informasi yang menyatakan halaman dari isi makalah. Tujuannya memberikan kemudahan pembaca menemukan informasi yang mereka butuhkan. Biasanya, daftar isi dibuat belakangan, ketika keseluruhan isi makalah sudah selesai dibuat.

4. Isi Makalah

Ini merupakan poin utama dari makalah. Isi makalah biasanya terdiri atas bab dan juga sub-bab. Jumlah bab dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan, begitu pula dengan sub-bab nya.

Umumnya, bab dalam makalah adalah pendahuluan yang memiliki sub-bab berupa latar belakang masalah, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan, manfaat, dan sistematika penulisan. 

Bab selanjutnya atau bab dua adalah pembahasan. Ceritakan bagaimana cara Anda menyelesaikan masalah yang terdapat pada latar belakang. Sub-bab pembahasan dapat berupa poin-poin dari rumusan masalah.

Karena memang tujuan utamanya menjawab permasalahan yang terdapat dalam bab pendahuluan. Pada bab pembahasan, biasanya turut menyertakan landasan teori, dan penelitian terdahulu.

Setelah bab pembahasan, selanjutnya adalah bab tiga atau penutup. Bab penutup berisi kesimpulan dan juga saran. Pada kesimpulan, tegaskan kembali poin-poin dari bab sebelumnya. 

Simpulkan dengan singkat, padat dan jelas, cukup dalam dua atau tiga paragraf saja. Pada bagian saran, Anda bisa menuliskan harapan-harapan, bagaimana makalah ini dapat memberikan manfaat kepada pembaca.

5. Daftar Pustaka

Seperti yang disinggung sebelumnya, penulisan makalah tidak boleh asal. Harus merujuk pada sumber yang relevan. Sumber rujukan berupa buku atau paper penelitian. Hindari merujuk dari website seperti Wikipedia. 

Semua rujukan yang Anda gunakan, harus tercantum dalam makalah. Penulisan daftar pustaka pun tidak boleh sembarangan, ada aturannya masing-masing. Saat ini, banyak sekali tools atau aplikasi yang memudahkan mahasiswa membuat rujukan dan daftar pustaka.

Contoh tools yang paling populer adalah Mendeley. Dengan tools ini Anda bisa membuat sitasi dan daftar pustaka secara otomatis. Sehingga sangat memudahkan dalam proses menulis dan menyusun makalah.

Contoh makalah yang benar umumnya menggunakan rujukan terbaru. Apabila paper penelitian dalam kurun waktu 5 atau 3 tahun terakhir. Semakin banyak rujukan yang Anda gunakan, maka kualitas tulisan akan semakin baik.

Jadi, sudah tergambarkan seperti apa contoh makalah yang baik dan memenuhi standar suatu karya ilmiah? Belajar membuat makalah yang baik dan benar akan sangat menguntungkan Anda kedepannya.

Ingatlah, setiap mahasiswa pasti mendapatkan tugas membuat makalah dari dosen. Jika tidak segera belajar, Anda bisa kewalahan nantinya.


Contoh Makalah Singkat 



KATA PENGANTAR


Kami bersyukur kepada Tuhan atas kehadiran Tuhan. yang telah memberikan rahmat dan bimbingannya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah bahasa Indonesia ini dengan baik dan tepat waktu. Kita sudah tahu bahwa pendidikan karakter sejak dini sangat penting bagi anak negeri. 

Makalah ini perlu membahas mengapa pendidikan karakter begitu penting dan harus dijadikan sebagai modul pembelajaran. Aplikasi ini kami buat untuk memberikan pemahaman singkat tentang keberadaan pendidikan karakter untuk kemajuan bangsa. Kami berharap makalah yang kami hasilkan dapat membantu memperluas pengetahuan kami. 

Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan makalah ini sehingga kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk perbaikan makalah ini. Kami berterima kasih kepada Sri. guru mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kepada pihak-pihak yang telah membantu menyelesaikan makalah ini. Terima kasih banyak atas perhatian dan waktunya.

BAB I


PENDAHULUAN




1.1 Latar Belakang

Sumber daya manusia yang cukup kuantitas dan kualitasnya sangat penting untuk menopang pembangunan Indonesia. Pendidikan memegang peranan penting dalam memenuhi kemampuan manusia tersebut. Hal ini sejalan dengan Pasal 3 UU Sisdiknas No. 20 Tahun 2003 yang menetapkan bahwa pendidikan nasional berperan dalam membangun martabat dan peradaban bangsa dengan mencerdaskan kehidupan bangsa. 

Peserta didik yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa memiliki kemampuan untuk menjadi manusia yang sangat berbakat dan berilmu kemampuan untuk mandiri dan kemampuan untuk menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. 

Berdasarkan maksud dan tujuan pendidikan nasional tersebut jelaslah bahwa untuk mencapai tujuan tersebut pendidikan pada semua jenjang bahkan sekolah perlu diselenggarakan secara sistematis. Mata kuliah ini tentunya terkait dengan pembentukan karakter agar mahasiswa dapat berkompetisi secara moral dan etis dengan sopan santun dan melaporkan kembali kepada warga.


1.2 Rumusan Masalah

Penulis merangkum beberapa masalah yang akan dibahas dalam artikel ini. Beberapa masalah yang dibahas dalam artikel ini meliputi:

  • Apa itu pendidikan karakter? 
  • Apa definisi kepribadian dan perbedaan kepribadian?
  •  Apa contoh program pendidikan karakter?

1.3 Tujuan Masalah


Berdasarkan rumusan masalah yang disusun oleh penulis di atas tujuan dari makalah ini adalah:

  • Mengetahui apa itu pendidikan karakter. 
  • Mengidentifikasi perbedaan kepribadian dan karakter. 
  • Mengidentifikasi contoh program pendidikan karakter

BAB II

PEMBAHASAN



2.1 Pengertian Pendidikan Karakter


Pendidikan karakter adalah suatu sistem penanaman nilai-nilai kepribadian pada siswa sekolah yang meliputi komponen pemahaman atau keinginan akan pengetahuan serta tindakan untuk mewujudkan nilai-nilai tersebut terhadap Tuhan Yang Maha Esa terhadap diri sendiri terhadap orang lain lingkungan atau kebangsaan sehingga bahwa mereka menjadi manusia. makhluk.

2.2 Perbedaan Karakter dan Kepribadian

Kepribadian merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Pencipta ketika manusia dilahirkan dan setiap individu yang berkepribadian memiliki kelemahan dan kelebihan untuk segala aspek kehidupan bermasyarakat. Setidaknya ada 4 tipe kepribadian manusia: kolerik sanguinis melankolis dan melankolis.

2.3 Contoh Program Pendidikan Karakter

1. Lingkungan Sekolah

Melalui program pendidikan perilaku di sekolah siswa akan mendapatkan pendidikan yang lebih. Program ini memberikan dan membekali guru dengan keterampilan psikologi dengan siswa untuk mendidik siswa melalui mekanisme internal guru tentang siswa dan tiga elemen utama untuk siswa yang baik dan tips langsung untuk mengajar dan menangani siswa dengan masalah manusia. .

2. Lingkungan Keluarga

Membimbing anak dalam bersosialisasi dan menjalin hubungan dengan lingkungannya. Jangan lupa bahwa pemilihan lingkungan sangat menentukan pembentukan karakter anak. Dikatakan bahwa teman yang menjual minyak wangi akan harum dan teman yang menjual ikan juga akan harum. Demikian pula lingkungan yang baik dan sehat akan membentuk kepribadian yang sehat dan baik begitu pula sebaliknya. Yang tidak boleh diabaikan adalah hubungan spiritual dengan Tuhan Yang Maha Esa.

\

BAB III

PENUTUP


3.1 Kesimpulan


Berdasarkan ulasan di atas penulis dapat merumuskan hal-hal sebagai berikut:

Bangsa Indonesia berusaha meningkatkan efisiensi dan kualitas pendidikan karakter melalui sekolah khususnya Sekolah Menengah Atas (SMP) karena usia sekolah menengah sangat cocok untuk mengajarkan anak-anak tentang pendidikan karakter. Guru adalah orang tua siswa. Oleh karena itu Rasulullah melarang orang tua (guru) mendoakan keburukan pada muridnya. Menginginkan hal buruk kepada siswa itu berbahaya. Hal ini dapat menimbulkan sesuatu yang tidak baik bagi siswa dan masa depan mereka. Tujuan pendidikan karakter adalah untuk meningkatkan mutu pelaksanaan dan hasil belajar di sekolah yang mengarah pada tercapainya pembentukan kepribadian peserta didik dan kepribadian luhurnya secara terpadu dan seimbang.



Demikianlah informasi terkait contoh makalah yang benar yang bisa kami sampaikan dalam ulasan kali ini. Semoga menjadi insight baru untuk kita semua, ya!