Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Contoh Hewan Avertebrata

Lompo.info - Contoh Hewan Avertebrata - Bagi Anda yang sudah menempuh bangku sekolah, pasti Anda tidak asing atau paling tidak pernah mendengar kelompok hewan yang bernama avertebrata. Nah, masih ingatkah Anda apa itu avertebrata dan bisakah Anda menyebutkan contoh hewan avertebrata? Jika tidak, mari bahas  hewan vertebrata beserta contohnya.

Contoh Hewan Avertebrata

Avertebrata adalah salah satu kelompok hewan. Avertebrata sendiri adalah kebalikan dari vertebrata. Di mana avertebrata merupakan kelompok hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Perbedaan lainnya dari hewan vertebrata adalah susunan syaraf, susunan organnya, serta cara berkembang biaknya.

Ciri-ciri hewan vertebrata adalah ada yang memiliki cangkang di luar tubuh atau eksoskeleton. Tubuhnya lunak, dan terdiri dari kepala, perut, dan dada. Tidak juga memiliki dinding sel. Berkembang biaknya secara seksual (melibatkan kelamin jantan dan betina), dan aseksual (tidak melibatkan sel kawin). Susunan organnya pun masih sederhana. Terakhir, hewan avertebrata tidak memiliki paru-paru, mereka bernapas menggunakan kulit.

Nah, berikut ini ada beberapa contoh hewan avertebrata untuk Anda. Jadi, simak penjelasannya sampai selesai ya. 

1. Siput


Contoh Hewan Avertebrata
Contoh Hewan Avertebrata - siput



Pasti Anda sudah permah melihat siput, kan? Jika Anda lihat lebih detail lagi, siput tidak memiliki tulang belakang. Justru, siput adalah salah satu hewan yang bercangkang dan berlendir atau memiliki banyak lendir. Untuk itulah, siput masuk dalam kelompok hewan avertebrata atau invertebrata. 

Lendir yang siput miliki itu tebal ya. Namun, lendir yang tebal tersebut dan otot kaki yang kuat, digunakan agar siput bisa berjalan di permukaan kasar. Selain itu, lendir tidak membuat tubuh mengalami kekeringan. 

Oh ya, perlu Anda tahu, ada beberapa hewan avertebrata yang memiliki tentakel, dan siput masuk di dalamnya. Pada siput sendiri, ada sepasang tentakel panjang, serta sepsang tentakel pendek. Tentakel tersebut berada di atas kepala siput. Nah, tahukah apa fungsi tentakel pada siput.

Tentakel pendek memiliki fungsi sebagai alat peraba atau indra peraba, sehingga siput bisa mencari makan. Sedangkan, tentakel yang panjang berfungsi untuk mengetahui gelap dan terang, karena ada mata pada masing-masing tentakel panjang.

2. Ubur-ubur

Anda pasti tahu bukan ubur-ubur? Ya, hewan laut yang cantik dan mampu bersinar di dalam gelap ini masuk dalam contoh hewan avertebrata. Pasalnya, ubur-ubur tidak memilki tulang, otak, jantung, bahkan mata. Ubur-ubur memiliki tubuh lembut dan transparan. Selain itu, ubur-ubur juga memiliki tentakel. 

Meskipun terlihat cantik, Anda perlu hati-hati dengan hewan laut yang satu ini. Hal ini karena hewan averbrata ini termasuk hewan yang mematikan. Tentu saja, hal yang bisa membuat hewan tersebut mematikan terletak pada tentakel itu sendiri.

Pada dasarnya, tentakel berguna sebagai alat gerak ubur-ubur, sehingga ubur-ubur mampu bergerak naik dan turun. Namun, tentakel ini juga bisa digunakan sebagai mempertahankan diri dari musuh atau menyerang dan membunuh musuh.

Saat menyerang musuhnya, ubur-ubur menggunakan tentakelnya untuk menusuk musuhnya. Lalu, ubur-ubur memasukkan racun yang ada pada tentakel ke dalam tubuh musuh. 

3. Cacing

Pasti Anda tidak asing lagi dengan cacing bukan? Hewan yang bisa Anda temukan di dalam tanah atau pasir ini adalah contoh lain dari hewan avertebrata. Hewan ini tidak memiliki kaki, memiliki tubuh datar dan lembut, dan biasanya ada kepala bentuk bulat serta ekor. 

Mungkin Anda dan sebagian orang menganggap bahwa cacing tidak memiliki kerangka karena tubuhnya yang lembut. Namun, ternyata cacing memiliki kerangka loh. Sayangnya, kerangka cacing tidaklah keras.

Lalu, tahukah Anda dari mana cacing bisa bertahan hidup? Seperti yang Anda tahu, cacing hidupnya di tanah atau bisa juga di dalam kayu yang lapuk. Nah, agar cacing bisa bertahan hidup, maka cacing memakan bahan organik yang masih hidup maupun mati.

Meskipun cacing menggelikan, tetapi cacing memiliki fungsi yang krusial. Salah satu fungsi yang paling terkenal adalah cacing bisa menyuburkan tanah. Pasalnya, kotoran cacing terdapat bahan organik yang bisa memperbaiki struktur tanah. Selain itu, tubuh cacing ternyata mengandung tinggi protein yang bisa menyeburkan tanah. Namun, tentu ada bantuan dari air dari dalam tanahnya. 

4. Sponge

Jika Anda mendengar kata sponge, maka pikiran Anda tertuju pada spongebob. Ya, tentu pikiran Anda tidaklah salah. Namun, tahukah Anda ternyata spongebob berasal dari sponge. 

Tahukah Anda apa itu sponge? Jika Anda masih bingung tentang sponge, sponge sebenarnya istilah atau kata lain dari bunga karang. Meskipun, ada kata bunganya, bunga karang atau sponge itu hewan loh, dan masuk dalam kelompok hewan avertebrata.

Sponge adalah hewan multiseluler atau hewan yang memiliki banyak sel. Hewan yang tidak memiliki tulang belakang ini memiliki pori-pori. Untuk bentuknya, sesuai dengan namanya, sponge berbentuk seperti spons. 

Agar sponge bisa mendapatkan makanannya, sponge memanfaatkan pori-pori yang terdapat pada kulit luarnya untuk menyerap makanan. 

5. Karang Laut

Bagi Anda yang suka menyelam atau diving, pasti Anda sudah tahu dan pernah melihat karang laut. Karang laut adalah salah satu contoh hewan avertebrata. Karang laut biasanya hidup berkelompok. Kelompok karang laut inilah yang Anda kenal dengan nama terumbu karang.

Meskipun karang laut termasuk dalam contoh hewan avertebrata, tetapi karang laut itu cantik seperti bunga. Nah, jika Anda perhatikan lebih detail, karang laut tidak memiliki struktur tubuh yang lengkap, tetapi karang laut memiliki lubang tunggal. Lubang tersebut bermanfaat untuk memasukkan makanan atau mengeluarkan makanan. 

6. Anemon Laut

Selain menemukan karang laut, Anda juga bisa menemukan anemon laut ketika diving. Namun, jika Anda belum pernah diving,  Anda bisa mengetahui anemon laut hanya dengan menonton film animasi ikan berwarna orange yang terkenal itu. 

Pasalnya, pada film tersebut, anemon laut adalah tempat tinggal ikan tersebut. Bentuknya seperti bunga. Itulah mengapa orang yang belum mengenal dan mengetahuinya, menyebut jika anemon laut adalah bunga atau tumbuhan.

 Anggapan tersebut tentu saja salah. Anemon laut adalah hewan avertebrata atau hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Nah, Anda harus tahu fakta unik dari hewan yang secantik bunga ini.

Pertama, hewan avertebrata yang hidup di dasar laut ini bisa mengkloning dirinya sendiri. Kemudian, hewan yang satu ini tidak bisa menua, dan bisa hidup dalam waktu yang sangat lama. 

Selanjutnya, meskipun penampilannya cantik, hewan avertebrata ini ternyata memiliki racun yang bisa melindungi dirinya dari serangan musuh. Dari racun itu juga, anemon laut bisa menangkap mangsa.

Bukan hanya itu saja, anemon laut juga pandai mencari makanan sendiri. Santapan anemon laut biasanya plankton kecil. Namun, ketika sudah besar, hewan laut satu ini bisa menyantap ikan, kepiting, hingga ubur-ubur loh. Cantik-cantik menyeramkan ya.

Itulah pengertian, ciri-ciri, serta beberapa contoh hewan avertebrata. Dari penjelasan di  atas, semoga Anda masih ingat tentang hewan avertebrata ya? Lalu, dari keenam contoh hewan yang tidak memiliki tulang belakang di atas, hewan apa yang pernah Anda lihat dan sering Anda temui?