Skip to main content

Cara Budidaya Ikan Mas Di Kolam Tanah Untuk Pemula

Pada kesempatan kali saya akan memberikan penjelasan mengenai cara budidaya ikan mas di kolam tanah untuk pemula dan kira kira apa yang muncul di benak ataupun dipikiran anda ketika mendengar kata ikan mas, okey dari pada kamu bingung, lebih baik kamu baca artikel mengenai cara budidaya ikan mas di kolam tanah untuk pemula ini, agar pengetahuan anda bertambah !!!  Selamat Menbaca.



Cara Budidaya Ikan Mas Di Kolam Tanah Untuk Pemula

Ikan mas atau kerennya disebut dengan Cyprinus carpio, yang memiliki tubuh dilengkapi dengan sirip punggung (dorsal) berukuran relatif panjang dengan bagian belakang berjari-jari keras dan sirip terakhir yaitu sirip ketiga dan keempat berbentuk gerigi.

Ia memiliki sirip perut dan sirip punggung yang letaknya berseberangan, dan juga sirip pada dada terletak di belakang tutup insang (overculum). Sirip pada ikan mas ukurannya terhitung relatif lebih besar dan digolongkan ke dalam tipe sisik sikloid linea laterali, letaknya pada pertengahan tubuh, melintang dari tutup insang hingga ujung pangkal ekor. Gigi kerongkongan atau Pharynreal teeth pada ikan ini terdiri dari tiap baris yang berbentuk gigi geraham unik bukan.

Ikan mas digolongkan kedalam ikan pemakan segala (omnivora), dan saat makan, ikan mas memiliki kebiasaan mengaduk-ngaduk dasar kolam untuk mencari jasad-jasad organik. Karena kebiasaan unik ini, ikan mas sering disebut sebagai bottom feeder (pemakan dasar) dan tentunya dapat membantu kebersihan kolam. 

Pada habitat aslinya, ikan mas hidup menepi sembari mengincar makanan berupa binatang-binatang atau serangga kecil yang hidup dilapisan tepi danau maupun sungai. Ikan mas menghasilkan telur yang bersifat menempel  atau adhesif. Dalam proses pemijahan biasanya ia akan mencari tempat yang rimbun dengan tumbuhan air dan rerumputan maupun ganggang yang menutupi permukaan perairan.


Cara Budidaya Ikan Mas Di Kolam Tanah Untuk Pemula


Dengan begitu berikut ini akan kami paparkan cara untuk membudidayakan ikan mas.


1. Pembenihan Ikan Mas Yang tepat


Hal pertama yang harus di perhatikan adalah calon indukan untuk proses pembibitan, kalian perlu mencari indukan yang berkualitas agar pembenihan berjalan dengan sempurna. Calon indukan ini pada nantinya akan dipelihara pada sebuah kolam terpisah yang disebut kolam pembibitan, dimana indukan jantan dan indukan betina ikan mas akan di pisahkan dan ini dilakukan ketika kedua indukan telah siap untuk melakukan proses pemijahan.


2. Pilih calon indukan yang tepat


Kalian perlu tahu cara indukan ikan mas betina dan jantan agar dapat di bedakan :

- Kepala  tidak melebar dimiliki ikan mas jantan dan kepala yang terlihat meruncing dan agak kecil dimiliki ikan mas betina.

- Sirip dada milik ikan jantan akan relatif panjang dengan jari – jari luar yang tebal sedangkan pada indukan betina jari – jari lebih tipis dengan sirip pada dada akan relatif lebih pendek.

- Ikan mas jantan memiliki bentuk tubuh yang ramping dan tipis sedangkan yang betina lebih gemuk dan tebal. Dan pergerakan pada ikan jantan lebih gesit.


3. Pembudidayaan indukan


Lebih baik jika indukan jantan dan betina dirawat secara terpisah dengan dua buah kolam yang berbeda. Dan sumber perairan untuk kedua buah kolam ini dilakukan secara paralel dengan tingkat kedalaman air dari 60 atau 80 cm.

Untuk luas kolam di butuhkan untuk indukan adalah 5 m persegi per masing – masing berat ikan mas yang ada di kolam tersebut. Suhu air normal kolam indukan tersebut 25 hingga 30 derajat C dibarengi sirkulasi beserta kapasitas air yang baik.


Baca Juga : Cara Budidaya Ikan Guppy Di Aquarium Bagi Pemula


Pakan yang kalian berikan kepada indukan ikan mas haruslah pakan yang bergizi dan sehat, contohnya penggunaan pelet yang telah memiliki kandungan protein dari 30 hingga 35 %. Sedangkan sebagai pakan lainya yang biasa di berikan berupa hasil limbah pertanian maupun dedak jagung. Tetapi, untuk pakan tambahan ini, sebaiknya kalian memberikan pakan yang memiliki kandungan lemak yang tinggi.


4. Pemijahan Ikan


Pemijahan ikan mas ini terdiri dari pemijahan alami maupun pemijahan buatan. Pemijahan alami ialah pemijahan biasa yang terjadi dengan adanya proses perkawinan dan terjadinya pemuahan sel telur oleh sperma yang di laukan oleh induk ikan mas, sedangkan yang buatan adalah pembuahan in Vitro atau melakukan proses penyuntikan menggunakan hormon atau hipfisa.


5. Persiapan Tempat Pemeliharaan


Dalam bagian ini kalian dapat menggunakan teknik pemeliharaan menggunakan kolam tanah maupun kolam air deras. Yang masing masing kolam memiliki keunggulan tersendiri.
Untuk pembesaran di kolam tanah :

- Baiknya dasar untum kolam terlebih dahulu di bajak sebelum melakukan pembuatan kolam.

- Lakukan pengeringan selama 7 hari, lakukan pemupukan, pengairan dan pengapuran.
Untuk Kolam Air Deras yang merupakan jenis kolam yang mengunakan teknik sirkulasi air cepat dan deras, tentunya memerlukan debit air yang besar agar bisa menghasilkan aliran air yang deras. Hal penting menggunakan kolam ikan air deras :

- air akan memiliki kadar oksigen yang jauh lebih tinggi.

- Ikan akan terangsang terus aktif dan pertumbuhan ikan akan terpacu dengan nafsu makan yang tinggi juga.

- Pastikan frekuensi debit air kolam stabil, tetap berkisar antara 25 hingga 100 liter per detik.

- Kandungan protein yang ada di pakan ikan haruslah berkisar antara 25 hingga 30 % agar nutrisi yang dibutuhkan terpenuhi.


6. Pendederan Benih


Pertama, proses ini ketika larva telah berumur lebih kurang 7 hari, pindahkan larva dari kolam penetasan ke kolam pendederan. Pada kolam ini harus di lakukan proses penjemuran, pengeringan, pemupukan genangan air dan pengapuran dengan kedalaman sekitar 60 cm, beri saringan halus pada lubang sirkulasi agar mencegah hama.

Tahap kedua di kolam yang sama, hanya saja mengurangi tingkat penebaran benih. Lakukan tahap ini selama lebih kurang 4 minggu dan akan menghasilkan benih yang berukuran 3 hingga 5 cm.
Ke tiga penebaran benih mulai berkurang lagi, kemudian akan menghasilkan ukuran benih sekitar 5 hingga 8 cm.

Tahap terakhir akan berlangsung selama 4 minggu terakhir. Tahap ini menghasilkan ukuran bibit 8 hingga 12 cm dan bobot ikan mas sendiri akan lebih berat sekitar 80 hingga 100 gram per ekornya.


7. Pemberian Pakan


Makanan buatan ikan di produksi dengan komposisi serta bahan – bahan tertentu yang akan memenuhi kebutuhan gizi ikan. Namun pakan alami ikan mas juga tak kalah bagus dan juga terjangkau. Dosis pakan adalah berkisar 3 hingga 5 % dari berat total ikan yang di pelihara setiap harinya hingga tidak terjadi pembusukan pakan di kolam, dan ingat pemberian pakan juga di lakukan secara bertahap.


8. Ketika panen hal yang harus diperhatikan


Pertama surutkan air yang ada di dalam kolam.  Caranya menutup saluran masuk air dan membuka pintu pembuangan air. Kemudian pasanglah seser di pintu pembuangan agar ikan mas tidak ikut keluar bersamaan dengan air yang di buang. Dan tangkaplah ikan – ikan mas tersebut secara perlahan ketika proses penyurutan air sedang berlangsung agar ikan tidak rusak.

Agar mendapatkan hasil terbaik, perlu kalian pertimbangkan untuk memberi pakan fermentasi dengan bantuan mikrobakteri lokal (MOL), kalian bisa mendapatkannya di toko pertanian dengan nama EM-4 perikanan. Penggunaannya juga dapat diaplikasikan untuk menjaga kondisi air agar membantu menghasilkan pakan alami dan menjaga kadar oksigen larut dalam air.


Akhir Kata




Demikianlah cara membudidayakan ikan mas ini, semoga teman teman semua dapat mengambil pelajaran dari artikel ini agar dapat mengembangkan lagi bisnisnya, selamat mencoba