Skip to main content

Cara Pemijahan Ikan Gabus Di Kolam Secara Alami Dan Cepat

Pada kesempatan kali saya akan memberikan penjelasan mengenai cara pemijahan ikan gabus di kolam secara alami dan cepat dan kira kira apa yang muncul di benak ataupun dipikiran anda ketika mendengar kata cara pemijahan ikan gabus, okey dari pada kamu bingung, lebih baik kamu baca artikel mengenai cara pemijahan ikan gabus di kolam secara alami dan cepat ini, agar pengetahuan anda bertambah !!!  Selamat Menbaca.



Cara Pemijahan Ikan Gabus Di Kolam Secara Alami Dan Cepat

Dunia perikanan memang telah menjadi suatu hal keajaiban dan bentuk karunia Tuhan yang mendatangkan banyak manfaat. Banyak para peternak ikan yang sudah menjadikan bidang ini sebagai cara mereka dalam berbisnis. Tidak hanya perikanan laut yang produktif, tetapi juga dari perikanan air tawar pun sekarang sudah dapat bersaing dalam bisnis perikanan di Indonesia. Salah satu bisnis ternak perikanan yang kini gencar dibicarakan adalah ternak ikan gabus.

Saat ini, ikan gabus merupakan salah satu ikan yang sudah patut diperhitungkan kualitasnya. Ikan yang juga sering disebut snakehead ini salah satu jenis ikan yang biasa hidup di sungai, rawa-rawa, dan danau. Telah banyak peternak perikanan yang kini lebih memilih untuk dapat membudidayakan ikan gabus. Selain kualitas ikan yang terjamin, juga cara pembudidayaan nya pun juga tidaklah sulit.
Banyak keunggulan yang dimiliki oleh ikan ini sendiri, seperti rasa dagingnya yang memang tidak perlu lagi dipertanyakan, lalu harga jual yang bisa dibilang cukup tinggi.

Selain itu, pangsa pasar pun saat ini masih terbuka sangat lebar bagi mereka yang ingin mengembangkan ikan gabus ini. Pangsa pasar yang masih lebar disebabkan karena jumlah produksi yang masih sedikit jika dibandingkan dengan jenis ikan lain, seperti ikan lele, ikan mujair, atau bahkan ikan patin. Dari pengamatan pun, saat ini pasokan ikan gabus yang ada di pasaran sebagian besar masih didapat atau berasal dari alam, sehingga peluang budidaya yang ada juga masih sangat terbuka lebar.

Mungkin di antara sekian penikmat bisnis perikanan, masih ada beberapa yang belum menguasai teknik dalam membudidayakan ikan gabus. Kali ini, saya akan memberikan sedikit penjelasan mengenai salah satu tahap dalam mengembangkan bisnis ikan gabus. Berikut ini saya paparkan tentang bagaimana cara dalam melakukan tahap pemijahan dalam budidaya ikan gabus.

Proses pemijahan merupakan salah satu tahap yang penting dalam budidaya ikan gabus. Pemijahan ini sendiri adalah suatu proses perpindahan induk ikan gabus jantan dan indukan ikan gabus betina setelah terjadinya suatu perkawinan. Proses ini akan membuat suatu ikan dapat berherak bebas dan pelaku akan mengetahui sebuah indukan mengalami kehamilan atau tidak.

Dalam langkah pemijahan tersebut, faktor induk lah yang akan menjadi penentu berhasil atau tidaknya proses pemijahan tersebut. Kondisi induk betina yang sehat akan menghasilkan butir telur dengan jumlah yang banyak, selain itu juga kemampuan induk jantan dalam membuahi butir telur betina akan menghasilkan hasil yang maksimal.

Sebelum melakukan pemijahan, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu ikan gabus tersebut haruslah yang berkualitas.


Cara Pemijahan Ikan Gabus Di Kolam Secara Alami Dan Cepat


Berikut ini cara dan teknik dalam melakukan pemijahan ikan gabus yang dapat Anda terapkan pada budidaya Anda.


1. Syarat utama pemijahan


a. Dataran rendah dengan ph netral 7-8
b. Ketinggian 800 mdpl
c. Suhu air 28-31derajat celcius
d. Keadaan air yang tenang
e. Adanya tumbuhan air yang mengapung, berguna untuk penyimpanan telur
f. Setelah dipupuk, lakukan pengisian air 50 cm - 70 cm
g. Keadaan kolam pemijahan 70-100 cm


2. Persiapan indukan gabus


Dalam mempersiapkan indukan gabus, pilihlah calon indukan yang memang sudah mulai dewasa. Calon indukan ini sebaiknya di pelihara di dalam wadah atau kolam dengan ukuran 3x2x2 m dengan dilengkapi drum yang berguna sebagai pelampung dengan ukuran 1,5-2 kg. Selain itu, agar lebih padat bisa dilakukan dengan menebarkan indukan dengan 5 ekor per meter nya.



Baca Juga : Cara Budidaya Kroto Bagi Pemula Dengan Bambu


3. Komposisi pakan ikan gabus


Komposisi pakan yang diperlukan bagi ikan gabus seperti berikut:

a. Tepung ikan 35%
b. Dedak halus 30%
c. Menir 25%
d. Tepung keledai 10%
e. Vitamin dan mineral 0,5%

Pemberian pakan ini dilakukan 5 hari dalam satu minggu dan setiap pemberian pakan yaitu sebanyak 5% yaitu pagi 2.5% dan sore 2.5% sesuai dengan bobot ikan yang di pelihara di dalam pemijahan.


4. Proses pemijahan gabus


Setelah semua persiapan selesai dilaksanakan, maka selanjutnya yaitu melakukan sebuah maneuver bagi gabus jantan agar bisa mengikat ikan gabus betina. Setelah ikan gabus betina ini terpikat maka selanjutnya terjadi pengejaran yang akhirnya akan mengakibatkan suatu perkawinan.

Setelah suatu proses perkawinan itu terjadi, dan si ikan gabus jantan berhasil membuahi si gabus betina, maka ikan betina akan menghasilkan sel telur. Biasanya setelah sel telur ini dihasilkan, ikan gabus jantan akan melakukan perlindungan terhadap sel telur, hal ini bertujuan agar dapat menghindarkan sel telur dari serangan atau ancaman. Pada umumnya, ukuran diameter yang terbuahi hanyalah sekitar 1.25 – 1.55 mm saja.

Pada tahap proses pemijahan ini, sebaiknya kolam tetap harus terkontrol setiap hari nya. Setelah indukan betina bertelur, selanjutnya segera Anda pisahkan tanaman yang bercampur dengan telur. Dalam memilih telur tersebut, ambil lah telur yang baik yaitu telur yang berwarna bening agak kekuningan menggunakan seser atau jaring dan buang lah telur yang berwarna putih kapas.

Setelah itu, pindahkan telur ke akuarium atau pada tempat penetasan dengan ketinggian air antara 15-20 cm dan padat tebar 4-5 butir/cm². Kemudian, kualitas air media penetasan adalah dengan suhu 28-30°C.

Ketika indukan bertelur, biasanya mereka menghasilkan sebuah ratusan biji sel telur. Setelah itu, induk ikan akan melakukan proses penetasan antara 2-3 hari dari waktu pembuahan. Namun, sebenarnya telur ikan gabus ini sangat lah sensitif sehingga tidak sedikit yang menetas hanya setengah bagian saja.

Setelah tahap bertelur dan menetas selesai, selanjutnya tahap pemijahan ikan gabus berikutnya adalah pemeliharaan larva. Setelah telur menetas, larva tetap harus dipelihara dalam akuarium atau tempat penetasan selama 14-21 hari. Selama pemeliharaan ini, lakukan lah penjarangan dengan kepadatan 50-80 ekor per liter.

Kemudian pada saat larva beranjak umur 5-6 hari baru bisa diberi makan. Hal ini dikarenakan setelah menetas, larva masih memiliki cadangan dalam perutnya. Pada fase larva ini merupakan fase yang sangat penting sehigga kondisi lingkungan dan juga pakan harus selalu dijaga dan diperhatikan. Untuk larva ini sendiri, dapat diberi pakan yaitu cacing tubifex, jentik nyamuk atau juga bisa diberi kutu air(daphnia). Setelah larva berumur sekitar 2 mingguan, segeralah melakukan pendedaran atau pemeliharaan lanjut dengan melakukan pemeliharaan pada bak atau kolam khusus pemeliharaan.

Dalam melakukan pemijahan sebaknya dilakukan pada saat musim panas atau kemarau. Karena jika dilakukan pada musim penghujan , biasanya benih pada ikan gabus akan mengalami kematian banyak yang disebabkan karena terkena tetesan pada hujan yang dapat membunuh benih dan merusak sarang. Namun, jika Anda melakukan nya pada musim kemarau, juga tetap melindungi bagian atas menggunakan penutup seperti terpal atau semacamnya. Proses pemijahan pada ikan gabus sangatlah penting untuk dapat mengembangkan budidaya ikan gabus dengan baik dan hasil maksimal


Akhir Kata


Demikianlah artikel tentang cara pemijahan ikan gabus ini, semoga teman teman semua dapat mempraktekkan cara di atas dengan baik agar usahanya dapat berkembang dan menjadi pembelajaran buat kita semua, terima kasih.