Cara Budidaya Kroto Bagi Pemula Dengan Bambu

Cara Budidaya Kroto Bagi Pemula Dengan Bambu

Pada kesempatan kali saya akan memberikan penjelasan mengenai cara budidaya kroto bagi pemula dengan bambu dan kira kira apa yang muncul di benak ataupun dipikiran anda ketika mendengar kata budidaya kroto, okey dari pada kamu bingung, lebih baik kamu baca artikel mengenai cara budidaya kroto bagi pemula dengan bambu ini, agar pengetahuan anda bertambah !!!  Selamat Menbaca.



Cara Budidaya Kroto Bagi Pemula Dengan Bambu

Budidaya kroto atau ternak hewan (semut rangsang) adalah salah satu sebuah peluang usaha yang menjanjikan. Peluang usaha ini sangat cocok untuk kalian semua, peluang ini harus kalian pertimbangkan sebagai peluang bisnis  yang akan Anda geluti sebagai usaha yang akan Anda jalankan.

Ternak hewan kroto jika sedikit didengar  memang termasuk hal yang tidak mungkin dilakukan, tapi jika diiringi dengan kreatif serta pintar dalam menekuninya, semua yang tidak nyata tersebut akan menjadi nyata dan mendapat penghasilan.

Banyak orang yang mengatakan ternak hewan semacam ini adalah hal yang lumayan sulit dilakukan karena jika dilihat dai siklus dan keberadaannya saja hewan ini termasuk dalam kategori yang susah untuk ditemui. Maka dari itulah mengapa hewan ini perlu dipertimbangkan sebagai pekerjaan yang membuahkan hasil.

Dilihat dari segi harganya saja hewan ini tergolong cukup untuk dibilang mahal.
Kegunaan dari hewan itu sendiri adalah mengandung gizi yang baik yang digunakan sebagai pakan burung maupun hewan ternak lainnya. Dan jika anda terjun atau memiliki teman yang banyak dan kebetulan teman anda memelihara hewan yang harus diberi makan kroto, hal tersebut adalah sesuatu hal yang bisa menjadi bisnis. Oleh karena itu anda harus mencoba pelaung usaha ini.


Cara Budidaya Kroto Bagi Pemula Dengan Bambu


Pada artikel ini akan dijelaskan bagaimana cara ternak semut rangsang ini dengan cara yang mudah atau dengan menggunakan bambu saja. Mungkin akan menimbulkan pertanyaan, namun sebenarnya tidak sulit, nah untuk selanjutnya bisa dihat pada proses dibawah ini.


1. Siapkan bambu


Siapkan bambu untuk bahan dasar yang akan digunakan, anda dapat mencari bambu yang masih dalam keadaan basah atau terlihat segar, tujuannya supaya bambu tersebut tidak mudah untuk patah atau retak atau sebagainya dan pastinya akan tahan lama jika memilih di awal dalam keadaan basah. Ukuran bambu relative sesuai kebutuhan saja. Tidak perlu terlalu besar diameternya (jika saran saya). Semua bamboo bisa digunakan tetapi harus memiliki lubang yang memungkinkan untuk wadah dari kroto tersebut.

Untuk panjang bambu cukup untuk sekitar 40-50 cm untuk setiap potongan bambu. Tetapi harus diperhatikan juga jumlah hewan yang akan kalian ternak dan kembangbiakkan seberapa banyak.


2. Beri lubang pada bambu


Setelah mendapatkan bambu seperti penjelasan diatas dan sudah dipotong-potong, pastikan kedua ujung bambu atas bawah sudah terlubangi. Jika sudah terpotong dan terlubangi semua, rakit menjadi satu memanjang menggunakan tali atau kawat dan ikat dengan kuat. Kemudian mulai menentukan akan ditaruh dimana rangkaian rumah Kroto yang sudah disusun tadi. Lubang jangan terlalu besar jangan juga terlalu kecil. Dan pastikan tetap ada rongga udara yang diperuntukkan siklus pernapasan hewan ini.


3. Sediakan tempat peletakan bambu (penyusunan area)


Kolam

Kenapa bisa kolam ? Pasti anda penasaran tentang hal tersebut. Karena jika anda mengetahui lebih dalam, semut rangsang tidak menyukai air dan bahkan menjauhinya. Hal tersebut bisa dimanfaatkan pada proses peternakan agar semut yang dibudidayakan tidak kabur.


Baca Juga : Cara Budidaya Udang Galah Di Rumah


Untuk cara peletakannya diatas air diberi jarak agar tidak terkena air  atau dengan kreatifitas diri masing-masing untuk bagaimana peletakannya. Dan jangan sampai terkena air tentunya.

Rak

Bambu yang sudah di potong dan dirangkai sebelumnya, kemudian dikombinasikan dengan rak dan disusun sepanjang rak tersebut. Perlu diketahui bahwa peletakan menggunakan rak harus hati-hati. Apabila salah dalam peletakannya, semut tersebut bisa kabur dan malah merepotkan jika kabur pada saat diletakkan di dalam rumah.


4. Penebaran Bibit Kroto


Jika anda menggunakan area bambu yang diletakkan diatas kolam, maka anda hanya perlu menebarkan atau memasukkan bibit kroto ke dalam bambu saja dan otomatis hewan tersebut tidak bisa kabur atau meloloskan diri karena hewan ini  anti terhadap air. Jangan lupa untuk memasukkan ratu kroto nya ke dalam bambu tadi. Perhatikan jumlah hewan yang dimasukkan ke bambu, jangan terlalu banyak dan jangan juga terlalu sedikit. Karena hal ini jika diperhatikan lebih dalam lagi bisa menghambat pertumbuhan hewan berkaitan dengan makanan.


5. Perawatan Kroto


Seperti halnya makhluk hidup yang perlu adanya perawatan khusus agar  tidak mati atau tidak sehat. Dalam perawatan kroto ini dapat dilakukan dengan cukup mudah. Dengan memberi makan tulang, gula, ulat, dan berikut adalah penjelasannya.

1) Pemberian Makan dengan Ulat Hongkong

Untuk menghasilkan semut rangsang yang berkualitas tinggi perlu  juga adanya asupan makanan atau gizi yang terbaik bagi Kroto. Salah satunya jenis pakan yang terbaik bagi Kroto ini adalah ulat hongkong. Harga dari ulat ini cukup terjangkau, dengan harga 5000 Rupiah saja kalian sudah bisa mendapatkan ulat ini /ons.

2) Pemberian dengan Ulat Daun  Pisang

Untuk penghematan yang berkala atau budidaya yang lebih hemat lagi, kalian bisa memberi pakan dengan Ulat Daun Pisang , Karena ulat daun pisang dapat dicari di pepohonan pisang dan itu lebih hemat. Ulat Daun Pisang ini juga memliki kandungan protein yang baik jika digunakan untuk pakan semut rangsang.Akan tetapi kebanyakan orang sekarang lebih memilih untuk kerja praktis daripada mencari kesana kemari namun belu tentu dapat.

3) Pemberian makan dengan serangga

Makanan bernutrisi lain nya yang dapat bergizi bagi Kroto adalah serangga.  Kebanyakan orang masih merasa geli atau jijik dengan serangga. Akan tetapi serangga juga bisa dijadikan pakan Kroto. Pada dasarnya serangga memang pakan semut. Serangga yang dimaksud sekarang adalah jangkrik atau yg sejenisnya.

4) Pemberian minum dengan Air Gula

Jika mendengar kata semut pasti identik dengan yang manis-manis Maka dari itu berikan seduhan air gula sebagai minumannya. Karena Kroto tidak suka dengan air biasa bahkan akan menjauh jika menemuinya, dari hal tersebut sudah terlihat untuk cara meminumkannya. Maka dari itu seduhkanlah air dan beri gula dan hal tersebut bisa menjadi minuman semut rangsang.

5) Pemberian Madu

Madu termasuk jenis makanan yang manis. Tekstur nya yang cair dapat dimanfaatkan sebagai campuran pada saat akan meminumkan Kroto.Madu memiliki kandungan yang baik karena mengandung protein dan glukosa yang bagus dan tergolong  tinggi. Pemberian madu ini dilakukan pada saat meminumkan Kroto (dicampurkan pada air gula) . Madu juga berkhasiat mempercepat pertumbuhan semut rangsang.


6) Pemberian tulang ayam

Beri Kroto dengan tulang ayam sisa, karena memiliki kandungan protein yang tergolong tinggi. Cara pemberian makannya adalah patahkan dulu tulang ayamnya dan sebelum diberikan kepada Kroto, karena sumsum tulang  yang dibutuhkan di dalam tulang akan diserap dan dimakan oleh Kroto.

7) Pemilihan area peletakan kandang Kroto

Pastikan Kroto terdebut dalam keadaan aman. Yang dimaksud dengan aman adalah jika saat musim hujan jangan diletakkan di luar ruangan yang terbuka. Jangan diletakkan juga pada area yang kotor atau terlalu panas dan semacamnya. Karena hal tersebut dapat menghambat pertumbuhan hewan ini dan bahkan bisamengakibatkan kematian hewan ini.

6. Siap Panen


Apabila sudah siap panen, maka sebaiknya dipanen saja karena hewan tersebut sudah siap jual. Kelemahan dari budidaya dengan bambu ini sebenarnya sangat kecil yaitu Anda susah untuk melihat atau mengontrol Kroto yang ada di dalamnya yang sedang Anda budidayakan. Dan jika terlalu lama atau tidak segera dipanen, Kroto tersebut akan bertelur dan menetas menjadi semut sebelum Anda panen.


Akhir Kata


Dengan ini dapat kita simpulkan cara budidaya Kroto ternyata dapat dilakukan dengan mudah dan praktis seperti yang sudah dijelaskan diatas yang dapat menggunakan bambu sebagai media pengembangbiakkan.

Banyak orang sudah melakukan atau membudidayakan Kroto ini. Jika menurut anda bisnis ini menjanjikan maka anda dapat mencobanya, selamat mencoba