Skip to main content

Cara Budidaya Kacang Tanah Untuk Pemula

Pada kesempatan kali saya akan memberikan penjelasan mengenai cara budidaya kacang tanah untuk pemula dan kira kira apa yang muncul di benak ataupun dipikiran anda ketika mendengar kata kacang tanah, okey dari pada kamu bingung, lebih baik kamu baca artikel mengenai cara budidaya kacang tanah untuk pemula ini, agar pengetahuan anda bertambah !!!  Selamat Menbaca.

Cara Budidaya Kacang Tanah Untuk Pemula



Di saat ini, kita sering dalam menjumpai berbagai blog khususnya blog mengenai budidaya dan pertanian yang memberikan beberapa informasi mengenai cara menanam kacang tanah yang baik. Namun, yang jadi pertanyaan adalah, apakah informasi tersebut bisa benar? Itulah yang menjadi pertanyaan bagi semua orang khususnya para pemula yang menanyakan bagaimana cara menanam kacang tanah dengan baik dan benar dan juga mudah untuk dilakukan.

Nah pada artikel ini akan dijelaskan sedikit mengenai budidaya kacang tanah yang baik dan benar. Sebelum membahas jauh tentang budidaya, berikut adalah sedikit penjelasan tentang kacang tanah.
Kacang tanah adalah salah satu tanaman yang ditanam dengan metode tumpang sari. Atau bisa disebut dengan metode  sela. Penjelasannya karena kacang tanah jika ditanam dengan metoe tumpang sari akan memiliki hasil yang baik untuk buah dari tanaman kacang tanah ini.


Cara Budidaya Kacang Tanah Untuk Pemula


Berikut adalah tatacara dan juga penjelasan tentang budidaya kacang tanah.


1. Lahan Menanam Kacang Tanah


Mengenai hal ini melakukan penanaman kacang tanah yang cocok adalah menanam tanaman di daerah yang memiliki ketinggian diantara 50 sampai 500 meter di atas permukaan laut. Sehingga, dengan kata lain dapat disimpulkan tanaman kacang tanah ini sangat cocok di daerah dataran rendah yang memiliki suhu yang tinggi. Maka, tanaman kacang tanah ini akan lebih cocok di musim kemarau dibandingkan dengan musim hujan. Namun, hal itu tidak menutup kemungkinan jika tanaman kacang tanah ini tidak bisa ditanam di daerah yang memiliki ketinggian hingga 1500 meter di atas permukaan laut.

Akana tetapi, kebanyakan petani di Indonesia lebih memilih daerah yang ber dataran dataran rendah untuk menanam kacang tanah ini karena suhu yang stabil dan cocok untuk tanaman kacang tanah dalam pertumbuhan dan perkembangannya. Tak hanya itu juga, bahwa tanaman kacang tanah ini sangat memerlukan sinar matahari secara penuh untuk membantu proses pertumbuhan dan perkembangannya agar ia dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan sempurna juga berkualitas. Dengan adanya pancaran sinar matahari secara penuh, maka tanaman kacang tanah dapat bertumbuh dan berkembang dengan baik dan juga maksimal.


Iklim

Selain dengan memperhatikan lahan untuk penananam kacang tanah, Anda juga perlu Memperhatikan iklim dan juga cuaca saat akan menanam kacang tanah. Karena iklim dan cuaca juga akan sangat berpengaruh penting untuk pertumbuhan dan perkembangan kacang tanah yang sedang Anda tanam hingga menghasilkan hasil panen yang sangat berkualitas dan memuaskan untuk penghasilan Anda dalam agrobisnis Anda di bidang pertanian.


Baca Juga : Cara Membudidayakan Tanaman Pucuk Merah


Perlu Anda ketahui, bahwa tanaman kacang tanah ini sangatlah cocok dengan iklim yang memiliki intensitas yang sedang alias tidak terlalu rendah, dan juga tidak terlalu tinggi. Jadi, tanaman kacang tanah akan sangat tidak cocok dengan iklim yang ekstrim. Dengan kata lain, bahwa tanaman kacang tanah sangat cocok dengan daerah yang mempunyai iklim tropis. Itu sebabnya kenapa negeri kita yang beriklim tropis ini sangat cocok dan banyak para petaninya yang memilih membudidaya kacang tanah dibanding sayuran atau buah palawija lainnya.


Curah Hujan

Tak hanya pada suhunya, bahkan pada curah hujan pun juga harus diperhitungkan dalam menanam kacang tanah ini untuk dapat tumbuh dan berkembang dengan baik dan juga maksimal. Dengan adanya curah hujan yang tinggi, maka tanaman kacang tanah ini yang Anda tanam akan sulit untuk melakukan penyerbukan. Sehingga dapat menghambat perkembangbiakan tanaman kacang Anda.


Kelembaban

Selain bisa menghambat penyerbukan dan perkembangbiakan, curah hujan yang tinggi juga dapat menghambat sistem pengakaran yang terjadi pada tanaman kacang tanah ini. Dengan demikian, kacang tanah akan jadi susah untuk mengambil air dari dalam tanah. Apalagi pada saat ketika Anda menanam kacang tanah di daerah yang terlalu lembab.

Hal ini akan mempersulit pertumbuhan kacang tanah karena proses pengakaran pada tanaman kacang tanah yang otomatis akan terhambat. Sebenarnya yang akan membuat kacang tanah tersebut terhambat dari pertumbuhan dan perkembangannya bukan semata mata karena kelembaban tanah saja. Melainkan juga jamur dan berbagai penyakit yang menyerang tanaman itu sendiri, nah, jamur dan berbagai penyakit tersebut dapat muncul karena adanya udara yang terlalu lembab di sekitar daerah tersebut.

Keadaan Tanah

Dalam penanaman kacang tanah, kita juga perlu memperhatikan bagaimana kondisi tanah yang kita gunakan sebagai media tanam pada kacang tanah kita. Jangan sampai kita menggunakan tanah yang kurang cocok dan malah membuat tanaman kacang tanah kita tidak dapat tumbuh dan berkembang dengan baik eperti mestinya. Maka dari itu, kita perlu memperhatikan bagaimana kondisi tanah yang kita gunakan sebagai media tanam kacang tanah.

Tanah yang bisa dikatakan baik adalah sebagai media tanam kacang tanah adalah tanah yang gembur. Tanah yang gembur ini adalah tanah yang sangat baik jika digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang tanah. Hal ini dikarenakan adanya unsur hara yang di antaranya adalah Pospat, Kalium, dan Nitrogen yang dikatakan cukup. Sehingga kebutuhan dan nutrisi tanaman kacang tanah pun akan terpenuhi dari beberapa unsur hara di dalam tanah tersebut.


2. Memilih Bibit Kacang Tanah


Dalam tahap pemilihan bibit, Anda juga bisa mengambil bibit kacang tanah dari tanaman kacang tanah yang sudah berumur atau tua. Ya, kira-kira tanaman kacang tanah yang sudah mencapai usia sekitar kurang lebih 100 hari. Berikut ini adalah sedikit ciri-ciri tanaman kacang tanah yang bisa Anda gunakan sebagai bibit kacang tanah:

Kacang tanah yang akan mulai terlihat warnanya seperti kehitaman, dan Kacang tanah ketika sudah dibuka, terdapat selaput dara, Jadi, agar Anda semua tidak ingin bekerja dua kali, sebaiknya Anda melakukan sortie kacang tanah saat masa panen tiba. Jadi, ketika Anda memanen kacang tanah ini, sebaiknya Anda sortir dahulu kacang tanah mana yang sekiranya bisa Anda gunakan sebagai benih kacang tanah. Silahkan Anda sortir sesuai dengan ciri-ciri yang yang sudah dijelaskan di atas.


1. Setelah benih sudah didapatkan, lanjut ke proses selanjutya


2. Jemurlah benih kacang selama 3 sampai 5 hari di bawah terik matahari secara langsung,


3. Setelah selesai dijemur, simpanlah benih kacang tanah selama 3 sampai 6 bulan. Saat proses penyimpanan benih kacang, dan pastikan jangan sampai cangkang kacang terbuka, agar benih sudah benar-benar matang saat hendak ditanam.


4. Kemudian, buka cangkang kacang tanah, dan


5. Benih sudah siap untuk ditanam.


3. Menggemburkan tanah

Gemburkan tanah sebagai media tempat tanam terlebih dahulu, agar kacang tanah tersebut dapat dibudidaya dengan kualitas yang semoga maksimal. Dalam menggemburkan tanah ini, Anda bisa menggunakan alat cangkul. Selain menggunakan teknik cangkul, Anda pun juga bisa menggunakan teknik membajak dengan bantuan tenaga lain. Usahakan dalam membajak atau menggemburkan tanah, butiran tanah sampai menjadi lebih halus strukturnya dari sebelumnya.


4. Pemupukan

Dala pemupukan menggunakan pupuk kandang atau kompos. Gunakan pupuk yang baik untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Rajin dan pintarlah dalam memberi pupuk .


5. Pemberian Air

Jika benih sudah tertabur di semuanya, jangan lupa untuk melakukan penyiraman secara rutin sudah setiap hari. Penyiraman yang baik untuk tanaman kacang tanah adalah di sekitar waktu pagi dan sore hari. Karena pada waktu tersebut, sinar matahari tidak akan kontak langsung dengan tanaman. Selain itu, sinar matahari yang sangat cukup untuk pertumbuhan tanaman kacang tanah di masa penyiraman.


6. Panen

Jika Anda sudah bisa memulai pemanenan tanaman kacang tanah Anda, jika kacang tanah Anda sudah mencapai usia sekitar kurang lebih 90 hari setelah proses penanaman.


Berikut ini adalah sedikit ciri-ciri dari tanaman kacang tanah yang sudah siap untuk dipanen

1) Kacang tanah sudah mulai terasa keras atau mengeras,

2) Daun tanaman sudah mulai berwarna kuning dan berguguran,

3) Anda bisa cek kacang tanah dengan mengambil secara acak, kacang tanah



Akhir Kata


Dengan demikian dapat diketahui sedikit tentang cara cara dan aturan aturan yang didapat diterapkan dalam kehidupan sehari hari. Selamat mencoba