Cara Budidaya Ikan Sidat dengan Mudah di Rumah

Pada kesempatan kali saya akan memberikan penjelasan mengenai cara budidaya ikan sidat dengan mudah di rumah dan kira kira apa yang muncul di benak ataupun dipikiran anda ketika mendengar kata sidat, okey dari pada kamu bingung, lebih baik kamu baca artikel mengenai cara budidaya ikan sidat dengan mudah di rumah ini, agar pengetahuan anda bertambah !!!  Selamat Menbaca.



Jika anda mengetahui lebih dalam, budidaya ikan Sidat sekarang menjadi suatu bisnis yang menjanjikan karena belakangan ini mengalami kenaikan dalam jumlah permintaan, terutama untuk Negara Jepang. Hewan ini di Jepang menjadi salah satu kuliner yang banyak peminatnya. Ikan sidat mengalami peningkatan dalam jumlah ekspor  maka tidak heran jika ikan ini menjadi salah satu komoditi perikanan yang menarik untuk dikembangkan.

Budidaya ikan ini paling banyak dan terbesar berada di wilayah Banyuwangi. Kurang lebih wilayah ini memproduksi 10 ton setiap satu bulan. Tidak tanggung –tanggung di wilayah ini. Selain itu harga untuk per kilonya juga lumayan besar yaitu 150.000 ribu perkilonya. Hal ini juga membuat banyak yang tertarik dan mendalami budidaya dan mengembangkan hewan ini.

Sampai saat ini belum ada atau masih susah tentang rekayasa genetika untuk pembenihan Ikan Sidat, sehingga jika ingin mendapatkannya harus mendapatkan murni dari alam atau mungkin Anda bisa langsung ke daerah Banyuwangi untuk mendapatkan benihnya atau ke daerah lain yang terdapat pembudidayaan ikan Sidat. Bentuk dari ikan imi sendiri sudah mirip seperti ikan dewasa ,akan tetapi ukuran ikan ini masih kecil dan terlihat transparan ( glassell ).

Terdapat beberapa tahap untuk budidaya ikan ini. Persiapan, Tahap pendederan 1 ,pendederan 2 ,tahap pembesaran.


Cara Budidaya Ikan Sidat dengan Mudah di Rumah


Kali ini akan dijelaskan tentang bagaimana cara untuk budidaya ikan sidat dan tentunya akan menjelaskan dari awal proses budidaya sampai akhir masa pemanenan.

1. Persiapan Media 


Sarana yang saya anjurkan adalah media budidaya di perairan yang mengalir, apabila rumah atau sekitar rumah anda terdapat sungai atau rawa, hal ini bisa dimanfaatkan untuk pembuatan sungai yang siklus perairannya bisa dari aliran sungai. Dan pastikan tidak ada rongga untuk ikan tersebut kabur. Saya sarankan kembali unntuk dasar dari kolam tersebut  menggunakan terpal.

Sebaliknya jika di sekitar rumah anda tidak ada aliran sungai, anda bisa merekayasa dengan menggunakan alat aerator atau pompa aquarium yang bisa mengalirkan air selama satu hari atau 24 jam. Harga dari alat ini sekitar 150.000 – 250.000 rupiah. Dan harga tersebut mempengaruhi daya dan yang dibutuhkan atau besar kecilnya alat ataupun juga tempat Anda membeli. 

Sebenarnya ikan Sidat ini bisa dibudidayakan pada air yang tidak mengalir, akan tetapi sebaiknya memang dibudidayakan pada air yang mengalir. Area ini saya sarankan agar ikan yang dibudidayakan dapat bergerak kesana kemari, karena apabila airnya dalam keadaan diam maka Sidat akan merasa malas dan dapat juga berpengaruh pada pola makannya. Jika ikan Sidat tersebut malas makan otomatis sisa makanan yang tidak termakan akan menghasilkan racun untuk Sidat.

Ada banyak rekayasa tergantung kreatifitas masing-masing dalam pembuatan kolam agar kotoran dari ikan ini bisa terbuang secara teratur dan rutin, pagi dan sore dapat di jadwalkan sebagai waktu untuk memberi pakan. Fungsi dari aerator tadi adalah menghasilkan gelembung udara yang fungsinya menggerakkan air di dalam kolam atau akuarium agar air di area tersebut kaya akan oksigen yang sangat dibutuhkan oleh ikan di air tawar umumnya.

Berikut akan dijelaskan beberapa persiapannya

1) Persiapan Kolam

- Pembuatan kolam

Pada pembuatan kolam kali ini harus dipersiapkan dengan matang dengan evektif dan se efisien mungkin . Anda bisa menggunakan dasar menggunakan berupa terpal.

2) Pesiapan pakan

- Udang dalam keadaan hidup
- Cacing tanah
- Kepiting hidup (utamakan kecil)
- Pelet ikan
- Pakanan buatan

Ingat dalam pemberian pakan harus dengan skala yang terjadwal agar tidak membuang-buang pakan ikan dan agar dalam pembersihan kolam tetap terjaga, selain itu sisa pakan yang tidak dimakan oleh Sidat dapat menmbulkan racun bagi ikan. Oleh karena itu perlu diperhatikan dalam pengelolaannya.



Baca Juga : Cara Menanam Ubi Jalar Dalam Polybag



3) Manajemen kesehatan

- Perhatikan suhu

Yang dimaksudkan disini adalah suhu yang sesuai untuk budidaya ini sekitar 28 -29 derajat celcius, suhu tersebut cocok untuk pembenihan

- Perhatikan oksigen

Oksigen minimal yang dibutuhkan adalah antara ½ sampai 2 ½ ppm.

- Pembersihan kolam

Sampah, kotoran atau lumut dan sebagainya harus bersih

- Filter air

Agar budidaya tetap terjaga dan tidak ada yang mati filter air diperhatikan. Beri saringan atau semacamnya.

- Siapkan obat

Yang dimaksudkan disini adalah persiapan apabila Ikan Sidat yang dibudidaya tidak sehat, maka berilah obat. Akan tetapi todak sembarangan dalam memilih atau memberi obatnya. Tetap dalam pengawasan dan teori-teori mengenai hal ini. Lakukan sharing dengan kawan yang sudah pernah memberi obat pada ikan sidat.


2. Tahap Pendederan 1


Apabila tahap persiapan sudah diselesaikan dan media sudah tersedia, proses selanjutnya adalah penebaran benih atau bibit Ikan Sidat. Untuk jumlah yang ditebarkan saya sebaiknya 6 ekor/ liter air. Dimana yang sudah dijelaskan diatas benih ikan sidat adalah (glass eel) atau memiliki ukuran 0,17 gram/ekor.

Glass eel yang sangat banyak atau umum dipelihara ada 2 jenis yaitu jenis A.BICOLOR dan  A.MARMORATA. Glass eel jenis A.Bicolor adalah hasil dari pantai selatan Pulau Jawa. Dan untuk jenis yang kedua diperoleh dari daerah Poso Sulawesi Tengah dan Tatelu.

Untuk penebaran jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit agar efisiensi tempat dan waktu untuk masa pembesarannya. Jika Anda sudah mendapatkan benih ikan sidat, maka segeralah ditebar benih yang sudah Anda beli atau dapatkan. Beri makan secara rutin dan pastikan alat pengendali oksigen tersebut dalam keadaan nyala. Setelah beberapa saat atau sudah berumur maka lanjut ke tahap yang selanjutnya.


3. Tahap pendederan 2


Setelah beberapa saat benih  ikan yang berukuran satu jempol atau 10 gram/ekor, maka ikan tersebut siap untuk proses yang selanjutnya. Kemudian jangan kurangi makanan yang sudah rutin terjadwal dan tetap pastikan alat aero tetap berfungsi dan syukur alat tersebut ditambah.


4. Tahap Pembesaran


Tahap ini adalah tahap yang sangat inti dari budidaya Ikan Sidat tersebut. Tahap ini harus mendapatkan extra perhatian yang lebih dan lebih. Karena proses pembesaran pada tahap ini adalah membesarkan mulai dari ukuran 10 gram/ekor  sampai 200 gram/ekor. 

Ikan Sidat ini dapat dipanen setelah mencapai waktu kira-kira 5 bulan, tergantung dengan yang ditebar pada awal juga. Dapat diperkirakan jika benih yang ditebar yaitu 200 gram untuk bisa menghasilkan ikan 500 gram membutuhkan waktu sekitar 5 bulan. Apabila Anda menabur benih yang banyak pasti akan menghasilkan Sidat yang banyak juga, Jika Anda menabur 2 ton benih ikan sidat, panen yang dapat dihasilkan sekitar 10 ton ikan sidat .


5. Pemanenan


Jika sudah terlihat besar-besar atau sesuai harapan Anda (para pemanen) seperti contoh ukuran yang sudah dijelaskan di atas. Maka panenlah dan bisa Anda promosikan dan mendapat keuntungan. Dan perlu diketahui juga ikan ini menjadi ikan yang banyak peminatnya di Jepang. Maka cobalah ekspor kesana dan siapa tau bisnis ini menguntungkan bagi Anda.


Akhir Kata


Mengenai hal tersebut dapat diketahui tentang budidaya ikan sidat yang dapat dilakukan di sekitar rumah. Semoga bisa membantu Anda dalam usaha dan bisnis ini. Selamat  mencoba