Skip to main content

Cara Mengatasi Insomnia Secara Alami Serta Gejala Dan Penyebabnya

Cara Mengatasi Insomnia Alami


Insomnia merupakan suatu kelainan dimana penderita sulit untuk tidur dan juga mempertahankan waktu  tidur, sehingga hanya mampu sebentar tidur meskipun memiliki banyak waktu luang untuk beristirahat. Banyak penyebab tidak terduga saat seseorang mengalami insomnia, namun yang paling umum adalah pola hidup yang tidak sehat maupun karena stres atau depresi. Banyak hal yang bisa dilakukan sebagai cara mengatasi insomnia. Mulai dari menjaga ketenangan hati serta pikiran, menjalankan hidup sehat, hingga mengkonsumsi bahan tertentu agar tidur bisa lebih tenang.


Usia Rentan Terkena Insomnia


Insomnia ternyata bisa menyerang semua umur, begitu pula pada remaja. Namun terdapat penelitian yang menyebutkan bahwa seseorang dengan usia di atas 40 tahun akan memiliki kualitas tidur yang menyerupai bayi, dengan kata lain kualitas tidur semakin nyenyak. Sehingga seseorang dengan usia di atas 40 tahun insomnia semakin jarang terjadi. Sedangkan untuk seseorang dengan usia 80-an tahun, memiliki kualitas tidur sangat nyenyak seperti seorang bayi.


Gejala Seseorang yang Terkenan Insomnia


Apabila seseorang susah tidur, maka akan timbul pertanyaan, apakah dirinya terkena insomnia? Gangguan insomnia sendiri memiliki gelaja tertentu. Gejala-gejala insomnia mungkin saja terjadi pada seseorang yang tidak mengalaminya. Namun pada seseorang yang mengalami insomnia, gejala tersebut akan muncul setiap saat dan frekuensinya sering. Berikut adalah beberapa gejala yang menunjukkan seseorang mengalami insomnia.


- Walaupun badan telah lelah, seseorang akan kesulitan untuk tidur.
- Kualitas tidur buruk, artinya kurang nyenyak sehingga sering terbangun.
- Apabila sudah terbangun, akan sulit untuk tidur kembali.
- Agar mendapatkan tidur nyenyak harus mengkonsumsi obat tidur terlebih dahulu.
- Badan tidak fresh, sehingga lelah sepanjang hari.
- Seing mengalami kesulitan dalam berkonsentrasi.



Penyebab Insomnia



1. Kondisi Medis (Penyakit)


Berbagai penyakit, baik itu yang ringan maupun serius, merupakan penyebab insomnia. Kondisi medis tersebut menyebabkan seseorang merasa tidak nyaman, sehingga untuk tidur pun sulit. Selan itu, beberapa obat juga dapat menyebabkan kesulitan tidur. Obat-obat tersebut antara lain adalah obat alergi, jantung, pil KB, asma, tekanan darah tinggi, serta beberapa obat untuk kondisi medis yang lain. Sedangkan beberapa kondisi medis yang menyebabkan insomnia antara lainadalah:

- Hipertiroid
- Asma
- Parkinson
- Sinusitis
- Penyakit asam lambung
- Nyeri Kronis
- Arthritis
- Nyeri Pinggang

Selain beberapa penyakit di atas, sinrom kaki gelisah serta sleep apnea juga menyebabkan insomnia. Sindrom kaki gelisah sendiri merupakan keadaan saat seseorang selalu berusaha menggerakkan kakinya untuk mencari kenyamanan. Keadaan ini merupakan kondisi neurologis yang menyebabkan seseorang sulit untuk tidur. Sedangkan sleep apnea merupakan gangguan pernapasan, dimana bisa menyebabkan napas terhenti beberapa detik saat tidur. Oleh sebab itu membuat tidur tidak lelap.


2. Gaya Hidup


Beberapa gaya hidup yang kurang sehat dapat menyebabkan insomnia. Misalnya saja terlalu sering begadang. Kebiasaan tidur siang, meski untuk sebagian orang menyehatkan, tetapi bisa pula menyebabkan kualitas tidur pada malam hari terganggu. Berikut adalah beberapa gaya hidup yang bisa menyebabkan insomnia pada seseorang.


- Begadang


Bekerja atau melakukan kegiatan yang menyebabkan seseorang tidur sangat larut, bahkan dini hari merupakan penyebab insomnia. Tidur pun menjadi tidak berkualitas, sehingga pada siang harinya justru merasa lelah. Apalagi ditambah dengan bekerja menggunakan laptop, komputer, dan yang lainnya, menyebabkan otak waspada karena cahaya monitornya. Cara mengatasi insomnia karena hal ini adalah dengan memperbaiki pola tidur anda.


- Mengganti Waktu Tidur


Saat kekurangan waktu tidur, seseorang akan mengganti waktu tidur tersebut. Misal pada siang hari atau pada malam hari namun dalam durasi yang lama. Kebiasaan kurang baik ini akan mengganggu pola tidur anda. Sehingga tubuh pun akan kebingungan untuk mengatur jam tidur yang tepat. Kesulitan tidur pada malam berikutnya pun akan terjadi. Apabila dilakukan berulang kali, maka kemungkinan terkena insomnia semakin besar.


- Tidur Siang 


Tidur siang kadang baik untuk beberapa orang. Namun apabila tidur siang yang berlebihan dan dilakukan secara berulang, dikhawatirkan jam tidur anda pada waktu malam hari akan terganggu. Tubuh akan merasa bahwa anda sudah mendapatkan istirahat cukup. Sehingga pada malam hari akan terjaga. Apabila dilakukan berulang, pada saat anda ingin mendapat kualitas tidur baik di malam hari, bisa saja anda kesulitan untuk melakukannya.


3. Depresi


Saat seseorang mengalami depresi, tubuh akan mudah sekali lelah, kurang bersemangat, dan memiliki kebiasaan melamun. Seseorang yang terserang depresi susah untuk tidur. Apabila sudah tertidur, kemungkinan untuk sering terbangun lebih besar. kebiasaan terbangun pada dini hari dan kemudian susah untuk kembali tidur juga menyerang orang yang mengalami depresi. Oleh sebab itu kerap menggunakan obat tidur untuk membuat tidurnya lelap.



Baca Juga : Obat Asam Lambung Alami Paling Ampuh



Depresi sendiri dapat menyerang siapa saja. Oleh sebab itu selalu dekatkan diri anda dengan Tuhan, keluarga, maupun teman yang selalu membuat anda berpikiran positif. Usahakan untuk mengunjungi ahli medis untuk berkonsultasi. Cara mengatasi insomnia akibat depresi dapat menggunakan obat antidepresan maupun obat anti insomnia, namun tetap dengan dosis dari dokter.


4. Makanan


Beberapa makanan atau minuman dapat menyebabkan anda mengalami kesulitan untuk tidur. Makanan tersebut mengandung zat yang menyebabkan insomnia. Selain makanan, pola makan yang tidak tepat juga menyebabkan anda kesulitan untuk tidur dan tentu tidak baik bagi kesehatan. Berikut adalah beberapa makanan dan juga pola makan yang tidak baik karena menyebabkan insomnia.


- Alkohol


Alkohol terkadang di pakai seseorang untuk mendapatkan ketenangan. Alkohol bisa memberikan rasa kantuk sehingga bisa tertidur dengan cepat. Namun apabila anda mengkonsumsi secara berlebihan dan rutin, tentu berbahaya untuk tubuh. Salah satunya adalah membuat anda kesulitan tidur, lalu memunculkan insomnia.


- Makanan dengan protein tinggi


Makanan berprotein tinggi, misalnya saja daging merah, dapat memunculkan masalah tidur. Daging merah sendiri sulit untuk dicerna, sehingga mampu memperlambat produksi serotonin. Hormon ini dipercaya memberi perasaan senang serta nyaman bagi seseorang. Sehingga apabila serotonin terhambat produksinya, tubuh akan merasa kurang nyaman dan untuk tidur pun akan kesulitan.


- Makanan yang memproduksi gas


Perut yang mengandung gas berlebih tentu tidak nyaman untuk diri seseorang. Perut akan terasa kembung bahkan dapat memicu naiknya asam lambung. Oleh sebab itu makanan seperti kacang-kacangan, durian, dan brokoli sebaiknya jangan di konsumsi berlebihan. Gas yang di produksi akan membuat anda kesulitan untuk mendapatkan tidur yang nyenyak.


- Kafein


Kafein yang terkandung pada kopi maupun teh merupakan stimulan yang bisa membantu seseorang segar dan produktif. Namun tetap konsumsi kafein secukupnya, jangan berlebihan. Seseorang yang mengkonsumsi empat cangkir atau lebih kafein dalam sehari, kemungkinan mengalami insomnia lebih tinggi, menurut National Sleep Foundation. Jangan pula mengkonsumsi kafein dalam waktu menjelang tidur anda.


- Makan besar sebelum tidur


Apabila anda lapar pada malam hari sebelum tidur, disarankan untuk mengkonsumsi makanan ringan saja. Karena kebiasaan makan besar sebelum tidur bisa mengganggu tidur. Saat akan tidur tubuh merasa tidak nyaman. Selain itu juga bisa menimbulkan perasaan mulas di tengah tidur, sehingga kualitas tidur akan berkurang.


5. Gelisah


Perasaan gelisah dapat membuat seseorang terbangun di malam hari. Setelah bangun anda akan kesulitan tidur karena mengkhawatirkan banyak hal. Agar menghilangkan rasa gelisah anda, sebaiknya lakukan kegiatan yang menyenangkan. Misalnya saja membaca novel, merajut, dan kegiatan positif lainnya. Hindari bermain ponsel anda, karena akan cahaya yang ditimbulkan membuat anda semakin sulit tidur.


6. Alergi


Alergi juga merupakan salah satu kondisi medis yang membuat anda sulit untuk tidur. Gejala alergi seperti gatal, hidung tersumbat, serta mata merah membuat tubuh tidak nyaman untuk beristirahat. Alergi bisa muncul karena tempat tidur yang kurang bersih dan tidak nyaman. Cara mengatasi insomnia karena hal tersebut adalah dengan membersihkan serta merapikan tempat tidur secara rutin, serta mengganti seprai dan sarung bantal.


Cara Mengatasi Insomnia Secara Alami


Beberapa cara dapat dilakukan untuk mengatasi insomnia. Cara-cara tersebut meliputi menjaga pola hidup sehat, termasuk pola tidur dan pola makan. Selain itu menjaga kebersihan dan kenyamanan tempat tidur juga membantu menjaga kualitas tidur. Serta terdapat beberapa hal lain yang bisa dilakukan sebagai cara mengatasi insomnia. Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi kesulitan tidur.


1. Jaga Pola Tidur


Pola tidur seseorang akan sangat berpengaruh terhadap kemudahan dalam tidur. Kebiasaan tidur terlalu larut sebaiknya dihilangkan. Tidur dalam waktu yang cukup, kurang lebih 7 hingga 8 jam sehari. Usahakan anda terbangun dalam waktu yang sama pada setiap paginya, dengan cara menyetel alarm. Usahakan selalu bangun pagi. Apabila mampu menjaga pola tidur, kegiatan sehari0hari akan terasa lebih positif.


2. Tenangkan Pikiran


Ketenangan pikiran membuat tidur lebih berkualitas, sehingga badan lebih segar saat beraktivitas keesokan harinya. Oleh sebab itu kesampingkan dulu masalah pekerjaan dan hal lain yang membuat pikiran tidak tenang. Saat hendak tidur matikan suara ponsel atau lagu yang dapat mengganggu tidur. Sebaliknya dengarkan musik dengan suara yang tenang atau suara-suara alam seperti aliran air untuk membantu tidur anda.


3. Rutin Berolahraga


Salah satu cara mengatasi insomnia adalah dengan menjaga pola hidup sehat, salah satunya dengan rajin berolahraga. Olahraga sendiri bisa membuat tubuh segar dan juga menghilangkan stres karena aktivitas keseharian. Memiliki pikiran yang tenang tentu membuat tidur lebih berkualitas. Sehingga anda memiliki lebih banyak tenaga untuk beraktivitas esok harinya.


4. Makanan


Apabila terdapat makanan yang menimbulkan insomnia, beberapa makanan bisa menimbulkan rasa tenang sehingga tidur pun dapat lelap. Makanan tersebut antara lain adalah coklat, madu, maupun makanan manis lain. Tentu jangan di konsumsi secara berlebihan karena bisa menaikkan berat badan anda. Namun jangan lupa menggosok gigi sebelum tidur, agar gigi anda tetap terjaga kesehatannya.

Mengkonsumsi makanan ringan memang membuat berat badan mudah naik. Namun bagi anda yang mengalami insomnia dianjurkan untuk memakan makanan ringan untuk menimbulkan rasa kantuk. Selain itu cobalah dengan makan makanan yang mengandung trytophan. Trytophan sendiri bisa merangsang otak agar mudah tidur. Makanan tersebut antara lain ikan tuna, keju cair, daging ayam, dan masih banyak lagi.


5. Suplemen


Suplemen dengan kandungan melatonin mampu menjaga siklus tidur serta bangun agar teratur. Suplemen ini tentu baik bagi penderita insomnia. Suplemen ini mampu meningkatkan kadar melatonin yang ada di dalam tubuh. Namun cara mengatasi insomnia dengan suplemen ini sebaiknya menggunakan dosis yang dianjurkan oleh dokter.


6. Kondisikan Tempat Tidur


Tempat tidur, baik kasur maupun ruangannya, yaitu kamar, sangat berpengaruh terhadap kualitas tidur anda. Apabila tempat tidur sudah tidak nyaman, untuk mendapatkan tidur yang nyaman tentu sulit pula. Oleh sebab itu buat nyaman tempat tidur dengan rajin membersihkan dan mengganti seprai dan sarung bantal. Buat kamar senyaman mungkin. Tidur dengan kondisi gelap membuat tidur lebih berkualitas. Apabila takut kegelapan, gunakan lampu tidur yang nyaman di kamar anda.


7. Batasi Jumlah Kafein


Seperti yang sudah dijelaskan di atas, konsumsi kafein memang baik untuk tubuh, namun tidak yang berlebihan. Karena kafein juga bisa menimbulkan kecemasan seseorang saat tertidur.  Konsumsi kafein baik kopi atau teh maksimal 3 cangkir setiap harinya. Selain itu jangan mengkonsumsi kafein terlalu dekat dengan waktu tidur, karena dapat membuat anda terjaga.


8. Coba Obat Herbal


Terlalu banyak zat kimia yang digunakan untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik juga buruk untuk kesehatan. Oleh sebab itu cobalah yang lebih alami untuk membuat tidur anda nyenyak, seperti obat herbal. Beberapa obat herbal yang bisa digunakan untuk mengatasi insomnia antara lain teh herbal yang tidak mengandung kafein, teh kamomil, serta bahan yang mengandung valerian.


9. Manfaatkan Aroma Bunga Lavender


Aroma lavender membuat seseorang lebih rileks, sehingga tidur pun bisa nyenyak. Menurut The University of Maryland Medical Center, terdapat banyak manfaat bunga lavender yang mampu mengatasi insomnia, antara lain untuk memperlambat aktivitas sistem saraf, merilekskan tubuh serta pikiran, serta meningkatkan mood baik. Hal-hal di atas merupakan kondisi baik untuk mendapatkan tidur berkualitas.


10. Meditasi


Meditasi atau semadi merupakan praktik yang mampu membuat pikiran dan tubuh lebih rileks. Meditasi mampu menghilangkan stres maupun kecemasan akan permasalahan sehari-hari, serta membuat pikiran lebih positif. kegiatan meditasi ini dapat dilakukan dengan duduk tenang, pejamkan mata, kurangi suara bising di sekitar, dan atur pernapasan. Meditasi juga bisa dilakukan dengan melakukan yoga.


11. Akar Gingseng


Bahan alami lain yang bisa digunakan sebagai cara mengatasi insomnia adalah akar gingseng. Akar gingseng ini bisa menjaga pola tidur, sehingga insomnia bisa diatasi. Namun konsumsi akar gingseng harus dengan dosis tertentu. Dosis untuk harian yang disarankan adalah 1 hingga 2 gram untuk setiap harinya. Apabila menggunakan ekstrak akar gingseng, sebaiknya konsumsi sekitar 200 hingga 600 mg per hari.


12. Kesegaran Udara


Kesegaran udara merupakan salah satu kondisi yang membuat tidur lebih berkualitas. Apabila anda tidur dalam kamar yang sirkulasi udaranya buruk, misal pengap dan berdebu, selain mengganggu pernapasan juga bisa merusak kenyamanan tidur. Oleh sebab itu selalu jaga kebersihan kamar, serta usahakan kamar mendapatkan sirkulasi cukup dengan membuka jendela kamar beberapa jam dalam sehari.


13. Letak Alat Elektronik


Letak alat elektronik ternyata mampu mengganggu kenyamanan tidur anda. Contohnya adalah komputer dan televisi. Walaupun dalam kondisi mati, ternyata juga mengganggu tidur anda. Apalagi meletakkan ponsel terlalu dekat dengan tempat tidur. Selain bahaya radiasi, ponsel juga menyebabkan kesulitan tidur apabila diletakkan terlalu dekat. Selain itu juga letakkan jam dinding jangan langsung dalam pandangan ketika bangun tidur. Karena bisa menimbulkan efek cemas.

Itulah beberapa gejala, penyebab, hingga cara mengatasi insomnia. Menerapkan pola hidup sehat, berikut pola tidur dan pola makan, merupakan cara utama untuk terhindar dari insomnia. Mengurangi kebiasaan buruk seperti konsumsi alkohol juga membantu anda mendapatkan tidur yang berkualitas. Selain itu menjaga pikiran tetap tenang dan positif, mampu meningkatkan mood, sehingga terhindar dari insomnia.