Skip to main content

5 Cara Melakukan Sholat Tahajud

Cara Melakukan Sholat Tahajud

Sholat merupakan salah satu kewajiban bagi seluruh umat muslim. Hal ini dikarenakan sholat adalah tiang agama. Diketahui bahwa sholat dibagi menjadi beberapa macam. Mulai dari sholat wajib, sholat sunah, hingga sholat sunah mutlak.

Salah satu jenis sholat sunah mutlak adalah Qiamul Lail atau yang biasa disebut dengan sholat tahajud (malam) yang sangat dianjurkan bagi setiap muslim untuk mengerjakannya. Tentunya, setiap muslim juga wajib mengetahui cara melakukan shoat tahajud yang benar.

Keutamaan Melakukan Sholat Tahajud


Sholat tahajud dikenal sebagai sholat sunah yang memiliki keutamaan bagi siapa saja yang melaksanakan. Abu Hurairah ra menyampaikan sabda Rasulullah saw. yaitu ⤇ "Perintah Allah turun ke langit dunia di waktu tinggal sepertiga yang akhir dari dari waktu malam, lalu berseru: Adakah orang-orang yang memohon (berdoa), pasti akan Ku kabulkan, adakah orang yang meminta, pasti akan Kuberi dan adakah orang yang mengharap / memohon ampunan, pasti akan Kuampuni baginya. Sampai tiba waktu subuh.” (HR Bukhari dan Muslim).

Hadis diatas menjelaskan dan menganjurkan bagi semua umat muslim untuk melakukan sholat tahajud. Hal ini dikarenakan sholat tahajud memiliki keutamaan dan keistimewaan. Beberapa keutamaannya yaitu dikabulkannya segala doa dan hajat, diberikan rahmat dan hidayah, serta diampuni segala dosa yang sudah diperbuat.

Dijelaskan pula di dalam Alquran surah Al-Israa’ ayat 79 tentang manfaat dari sholat tahajud Allah berfirman yang berbunyi, “Hendaklah engkau gunakan sebagian waktu malam itu untuk sholat tahajud, sebagai sholat sunah untuk dirimu, mudah-mudahan Tuhan akan membangkitkan engkau dengan kedudukan yang baik.”

Dari firman Allah dan sabda Rasulullah diatas, bahwa dapat dijelaskan apa saja keutamaan dan manfaat yang akan diperoleh jika melakukan sholat tahajud. Tentu saja keutamaan dan manfaat tersebut akan didapatkan jika setiap orang melakukan sholat tahajud dengan cara yang baik dan benar sesuai dengan syariat agama Islam.


Ketentuan dan Aturan dalam Melakukan Sholat Tahajud


Sebagai salah satu sholat sunah yang sangat dianjurkan, sholat tahajud juga memiliki ketentuan-ketentuan yang harus dilakukan seperti anjuran yang diberikan oleh Rasulullah saw. sebagai berikut

1. Berniat mengerjakan sholat tahajud saat menjelang tidur. Jika ternyata kemudian tidak terbangun, masih mendapatkan pahala niat. Namun jika sudah terbangun, hendaklah dikerjakan.

2. Menghilangkan kantuk dengan membasuh wajah dan menyikat gigi.

3. Cara melakukan sholat tahajud dimulai dengan mengerjakan dua rakaat, dan diperbolehkan melakukan lebih panjang dan lama sesuai dengan kemampuan.


Baca Juga : 5 Cara Melakukan Rotasi pada Permainan Bola Voli


4. Membangunkan keluarga agar juga mengerjakan sholat tahajud.

5. Jika merasa kantuk, maka dianjurkan untuk berhenti dan istirahat terlebih dahulu hingga kantuk hilang.

6. Sholat tahajud tidak memberatkan bagi yang mengerjakannya. Kerjakanlah secara tekun dan berkelanjutan meskipun jumlah rakaatnya sedikit, akan sangat baik dilakukan dan sangat disukai Allah.


Syarat Sholat Tahajud


Sebelum melaksanakan sholat tahajud, sebaiknya terlebih dahulu untuk mengetahui syarat-syarat yang harus diikuti agar sholat menjadi sah.

1. Sholat tahajud dilakukan setelah sholat isya, hingga terbit fajar. Sangat dianjurkan mengerjakan sholat tahajud pada sepertiga malam terakhir. Waktu malam yang panjang dapat dibagi menjadi tiga bagian:

a. Sepertiga pertama, yaitu kira-kira dimulai dari pukul tujuh malam sampai dengan pukul sepuluh malam, termasuk waktu yang utama.

b. Sepertiga kedua, yaitu kira-kira dimulai dari jam sepuluh malam sampai dengan jam satu dini hari, termasuk waktu yang lebih utama

c. Sepertiga ketiga, yaitu kira-kira dari jam satu dini hari sampai dengan masuknya waktu subuh, ini adalah waktu yang paling utama.

2. Sebelum melakukan sholat tahajud harus tidur terlebih dahulu. Inilah syarat yang paling utama, dan harus dilakukan, meskipun hanya tidur sebentar saja. Apabila dikerjakan tanpa tidur sebelumnya maka bukan menjadi sholat tahajud, tetapi sholat-sholat sunah saja seperti witir dan lain sebagainya.

3. Sholat tajahud dilaksanakan minimal dua rakaat dan maksimal dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan dan keikhlasan hari.


5 Cara Melakukan Sholat Tahajud


Tata cara melakukan sholat tahajud yaitu dengan dua rakaat dapat dikerjakan seperti halnya melakukan sholat wajib. Berikut adalah tata cara melaksanakan sholat tahajud dengan baik dan benar sesuai dengan syariat :

1. Membaca niat sholat tahajud baik secara lisan maupun di dalam hati

2. Pada rakaat pertama membaca surah Al Fatihah, setelah itu dilanjutkan dengan membaca surah-surah pendek dalam Alquran yang di hafal

3. Pada rakaat kedua lakukan seperti rakaat pertama

4. Salam

5. Membaca doa setelah sholat tahajud sebaiknya dari ayat-ayat suci Alquran dan hadis
Jumlah rakaat pada sholat tahajud tidak terbatas, mulai dari dua rakaat, empat dan seterusnya sesuai dengan kemampuan. Jadi, bisa kita tarik kesimpulan bahwa yang membedakan sholat tahajud dengan sholat sunnah lainnya adalah niat, waktu, dan tatacaranya.

Setelah selesai melakukan sholat tahajud dan membaca doa khususnya doa dan hajat yang ingin dicapai, maka bisa kembali berbaring di tempat tidur sembari membaca ayat-ayat suci Alquran, seperti Ayat Kursi, kemudian surat-surat pendek seperti An-Nas, Al-Falaq, Al-Ikhlas, dan lainnya. Selain berbaring sembari menunggu waktu sholat subuh juga bisa membaca Alquran.

Dengan melakukan sholat tahajud secara berkala, tentu saja keberkahan akan semakin mendatangi anda semua. Lakukan sholat sunnah tersebut ikhlas hanya karena Allah SWT. Sebagaimana kita ketahui, berdoa di sepertiga malam merupakan waktu yang insyaallah akan diijabah oleh Allah SWT. Oleh karena itu, berdoa lah kepada-Nya, minta lah ampunan-Nya sehingga Anda senantiasa dilindungi oleh Allah SWT>