Skip to main content

4 Cara Bermain Petak Umpet Dengan Baik Dan Benar

Cara Bermain Petak Umpet

Siapa yang saat kecilnya suka bermain petak umpet? Bagaimana cara bermain petak umpet? Petak umpet adalah permainan tradisional anak Indonesia yang sangat sering dimainkan oleh anak-anak usia 6-12 tahun. Permainan ini cuku sederhana dan tentunya sangat mengasyikkan.

Bermain petak umpet melatih kecerdasan anak dalam mengintai dan tentunya belajar kerja sama. Sayang sekali jika permain petak umpet tergantikan dengan game online di smartphone yang kian marak. Bagi Anda yang ingin tahu bagaimana cara bermain petak umpet, berikut adalah langkah bermain petak umpet.

Cara Bermain Petak Umpet

Ada beberapa cara jika ingin bermain petak umpet,  tata cara  bermain petak umpet cukup sederhana saja., asal supportif bermain.  Apa saja caranya ?

1. Cari teman bermain

Namanya juga sebuah permainan, tidak bisa permainan jika dimainkan sendiri. Maka dari itu, untuk bermain petak umpet, carilah teman bermain minimal 3-5 orang sesuai dengan yang Anda inginkan.

2. Buat kesepakatan dalam permainan. 

Buatlah kesepakatan pada teman-teman untuk bermain di tempat-tempat yang terjangkau. jika permainan dilaksanakan di tempat terbuka, maka jangan sampai bersembunyi di tempat yang jauh dan membahayakan. Hindari tempat-tempat yang tinggi dan curam agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Apabila permainan berada di tempat tertutup seperti rumah, maka jangan sampai bersembunyi di balik barang-barang antik atau barang-barang yang riskan untuk jatuh dan pecah.

3. Tentukan  Siapa yang Akan Menjadi Pencari dan Siapa yang Bersembunyi

Setelah kesepakatan sudah disetujui bersama, maka permainan bisa dimulai. Tentukan  siapa yang menjadi “Pencari” dan siapa saja yang bersembunyi. Pada umumnya, si pencari akan berperan  menjadi seorang “polisi” sementara yang bersembunyi berperan sebagai “pencuri”. 

Mau berperan sebagai siapa saja, cara bermain petak umpet tetap sama, yakni ada yang mencari dan bersembunyi.Jika sudah ada kesepakatan siapa yang akan bersembunyi dan mencari, maka permainan bisa dimulai.

4. Si Pencari Menutup Matanya

“Polisi” atau si pencari dikenakan peraturan wajib menutup matanya selama 10-20 detik hitungan yang disepakati. Selama berhitung, pencari tidak boleh melakukan kecurangan dengan mengintip. Jika si pencari mengintip maka siapa saja yang bersembunyi berhak memprotes dan permainan bisa diulang.

Jadi si pencari haruslah bermain secara supportif dan tidak curang. Hitunglah waktu 10-20 detik dengan keras dan lambat agar semua yang bersembunyi bisa bergegas mencari tempat persembunyian.

Apabila hitungan telah selesai, maka si pencari wajib mengumumkan bahwa hitungannya telah selesai dengan lantang. Nah, setelah berhitung selesai maka “polisi”bisa mencari para “pencuri”nya yang telah kabur dan bersembunyi.


Baca Juga : Peraturan dan Cara Bermain Kartu Bohong


Sementara bagi yang bersembunyi, pastikan untuk tidak bersuara dan tenang agar si “polisi” tidak mengetahui tempat persembunyian. Pada umumnya, “polisi” diperbolehkan mencari buronannya sesuai dengan hitungan waktu yang telah disepakati.

Jika kesepakatan bersembunyi 10 detik, maka kesepakatan mencari tempat persembunyian si “pencuri” juga disamakan. Selama 10 detik itu, “polisi” harus bisa menemukan tempat persembunyian “pencuri” yang telah kabur.

Jika dalam waktu 10 detik “polisi” tidak berhasil menemukan para “pencuri”, maka ia bisa dikatakan kalah dan permainan kembali diulang. Namun, jika “polisi” berhasil menemukan “pencuri”, maka siapa saja yang telah berhasil ditemukan wajib menjadi  “polisi” di permainan selanjutnya. Supaya adil, untuk menjadi “polisi” selanjutnya bisa diatur dengan cara bermain hompompa atau suit.

Setelah sudah ditetapkan siapa yang kalah hompimpa atau suit, maka ia harus rela untuk menjadi “polisi” dan mencari “pencuri” yang bersembunyi.

Tips Bermain Petak Umpet

Nah, supaya Anda tidak terus menerus menjadi si pencari atau “polisi” maka gunakan tips bermain petak umpet di bawah ini :

1. Sembunyi  di tempat yang tidak bisa terpikirkan

Cobalah untuk bersembunyi di tempat-tempat yang tidak terpikirkan oleh si pencari. Jika permainan dilakukan di ruangan outdoor, Anda bisa bersembunyi di semak-semak, belakang tong sampah, runtuhan bangunan atau tempat-tempat lain yang sekiranya aman dan tidak bisa dikira-kira oleh si pencari.

Jika permainan dilakukan di rumah, maka Anda bisa bersembunyi di lemari, kolong tempat tidur, belakang gorden atau tempat lainnya yang luput dari pandangan si pencari. Namun, baik bersembunyi di area outdoor atau indoor, pastikan bahwa tempat tersebut benar-benar aman, tidak membahayakan dan mudah untuk keluar.

2. Jangan sembunyi di tempat yang bisa menampilkan bayangan tubuh 

Hal yang paling penting untuk dicatat ketika bersembunyi adalah, jangan sampai Anda bersembunyi di tempat-tempat yang bisa memantulkan bayangan. Banyak si “pencuri” berhasil ditemukan oleh “polisi” karena tempat persembunyiannya mudah diketahui dari adanya bayangan.

3. Bersembunyi di lemari

Jika Anda memiliki prostur tubuh yang kecil dan kurus, maka Anda bisa bersembunyi di lemari pakaian.

4. Gunakan benda-benda untuk menutupi tubuh

Selain bersembunyi di tempat yang aman, Anda juga bisa berinisiatif mengelabui si pencari dengan bersembunyi di  dalam selimut atau sprei.


5. Gunakan pakaian yang yang mendukung  

Jika Anda bermain saat malam hari, gunakanlah pakaian yang mendukung Anda untuk bersembunyi, seperti baju warna hitam misalnya. Apabila permainan dilakukan saat siang hari, Anda bisa memakai baju warna hijau atau cokelat. Warna hijau bisa samar terlihat ketika sembunyi di semak-semak. Warna cokelat samar terlihat jika bersembunyi di belakang lemari.

Nah, bagi Anda yang menjadi “polisi” dan kesulitan mencari tempat persembunyian para “pencuri”, maka Anda bisa menerapkan tips di bawah ini :

1. Jika Anda bermain dengan anak-anak kecil, Anda bisa memancing anak-anak itu untuk tertawa. Anda bisa bernyanyi dengan nada yang melengking atau menirukan suara burung agar anak-anak penasaran dan keluar dari tempat persembunyian.

2. Jika Anda bermain dengan teman sebaya, maka Anda bisa meirukan suara hantu untuk menakut-nakuti. Mudah sekali bukan cara bermain petak umpet?