Skip to main content

6 Cara Pertolongan Pertama yang Mendasar Sesaat Setelah Kejadian

Cara Pertolongan Pertama

Apakah Anda seseorang yang sering berpergian menggunakan kendaraan pribadi ? atau Apakah Anda bertempat tinggal di dekat jalan raya ? Peristiwa kecelakaan di jalan tentu bukan suatu yang asing bagi Anda. Anda mungkin sering atau pernah melihat kecelakaan terserbut. Namun, Apakah Anda tahu mengenai cara pertolongan pertama yang mendasar, dimana anda harus lakukan untuk membantu korban kecelakaan ?

Berdasarkan data yang di ambil dari Polantas tahun 2017, ada 3.646 peristiwa kecelakaan dengan korban meninggal mencapai 703 jiwa. Tingginya angka kematian diakibatkan dari beberapa faktor yaitu infrastruktur jalan yang kurang memadai, pengendara yang tidak taat hukum, dan para pejalan kaki dan pengguna sepeda yang tidak waspada di jalan.

Faktor lain adalah kurangnya pengetahuan mengenai pertolongan pertama pada korban kecelakaan. Dengan adanya pengetahuan, kita bisa ikut berpartisipasi untuk mengurangi tingkat kecelakaan dan tingkat kematian di jalan raya. Nah, pada kesempatan ini, kita akan belajar bersama apa yang harus dilakukan saat mengetahui kecelakaan.

Cara Pertolongan Pertama yang Mendasar Sesaat Setelah Kejadian

Jika Anda adalah orang pertama atau saksi mata di suatu kecelakaan, Anda harus memastikan keadaan sekitar aman untuk Anda dekati. Jika Anda menggunakan kendaraan, Anda harus memarkirkan kendaraan Anda di pinggir jalan agar akses ambulan atau pertolongan bisa dengan mudah dilakukan.

Jika Anda tinggal di lingkungan tersebut, pastikan diri Anda aman untuk menyebrang jalan atau mendekati korban. Hal ini dikarenakan insting manusia yang ingin langsung menolong korban kecelakaan. Jika semua situasi sudah aman, pastikan di lokasi tidak ada zat berbahaya, seperti api, bensin, oli, atau zat lainnya yang dapat membahayakan diri, korban, dan orang disekitar.

Cara Pertolongan Pertama yang Mendasar Saat di Area Kejadian


Ada beberapa hal yang harus dilakukan saat menghadapi korban kecelakaan

1. Hubungi Medis dan Polisi

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah menghubungi para medis. Minta seseorang untuk menghubungi atau menuju rumah sakit dan polisi. Selama Anda menunggu para profesional tersebut datang ke tempat kejadian perkara, Anda bisa mengamankan jalan dan atau memeriksa korban-korban kecelakaan.



Baca Juga : Cara Melakukan Pencarian Menggunakan Gambar di Google


2. Periksa respon setiap korban

Prioritas Anda sekarang adalah menangani korban, dan langkah pertamanya adalah menentukan tingkat keparahan kondisi korban dengan melihat respon mereka. Caranya adalah dengan berbicara dengan keras dan jelas pada mereka dan mencubit daun telinga. Jika ada respon, maka korban tersebut bisa ditinggalkan sebentar. Jika tidak merespon, periksa saluran udara, dan ini menjadi korban prioritas Anda.


3. Memeriksa Saluran Udara

Saluran udara menjadi vital dalam pemberian pertolongan pertama korban kecelakaan. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh Anda, yaitu periksa apakah saluran napas korban terhalang sesuatu. Jika korban dapat batuk atau berbicara, mintalah izin kepada korban untuk membersihkan jalan napasnya. Namun, lakukan napas buatan dari mulut ke mulut apabila korban tidak sadarkan diri. Sebelum itu, bersihkan mulut korban dari benda asing seperti gigi patah atau pasir.


4. Pemeriksaan Korban Pendarahan

Cara paling efektif untuk memberhentikan perdarahan adalah dengan menerapkan tekanan langsung di atas luka. Tekanan ini tidak hanya harus cukup kuat untuk menghentikan pendarahan, tetapi juga harus dipertahankan cukup lama untuk "menutup" permukaan yang rusak. Cara lainnya adalah dengan memberikan perban diatas pendarahan. Jangan ikat terlalu kencang agar sirkulasi darah tetap mengalir ke seluruh tubuh.


5. Pemeriksaan Patah Tulang

Sulit untuk mengetahui apakah korban mengalami patah tulang atau hanya permasalahan sendi. Jika Anda ragu, perlakukan korban sebagai seseorang yang mengalami patah tulang. Cegah rasa sakit dengan menjaga posisi tulang tetap sama agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut. Cara terbaik untuk memberikan pertolongan pertama yang diduga patah tulang adalah menjaga posisi korban dan menunggu ambulan datang.


6. Pemerikasaan Luka Bakar

Pada kasus kecelakaan yang extreme, korban kecelakaan bisa saja mengalami luka bakar. Dalam menghadapi situasi tersebut, Anda bisa menutupi luka secara longgar dengan menempelkan kain bersih yang tidak berbulu dan kering. Jangan membungkus luka bakar dengan kuat, karena pembengkakan dapat menyebabkan cedera lebih lanjut.

Untuk luka bakar karena bahan kimia, pakailah sarung tangan pelindung, singkirkan pakaian yang terkena, dan bilas luka bakar dengan air dingin yang mengalir setidaknya selama 20 menit untuk membersihkan bahan kimia. Dalam situasi tertentu, gunakan penawar zat kimia bila tersedia. Berhati-hatilah agar tidak mencemari dan melukai diri dengan bahan kimia, dan kenakan pakaian pelindung jika perlu.

Cara Pertolongan Pertama yang Mendasar Setelah Kejadian

Korban kecelakaan di jalan yang tidak luka ataupun luka ringan butuh perawatan setelah kejadian. Anda dapat membantu para petugas medis yang telah datang dengan cara mempersiapkan peralatan medis. Anda juga dapat membantu polisi untuk melancarkan akses jalan yang sedang ditutupu karena kejadian tersebut.

Pertolongan psikologis merupakan pertolongan penting setelah kejadian. Melalui bantuan tersebut, Anda dapat membantunya untuk meminialisir adanya trauma dan shock setelah kejadian tersebut.
Para korban yang mengalami gangguan psikologis biasanya sulit untuk melanjutkan perjalanannya mencapai tujuan. Jika korban menuju tujuan yang dekat dengan lokasi kejadian, Anda bisa mengantarnya pulang. Namun, jika jauh, Anda bisa memberikan tumpangan penginapan pada korban untuk beristirahat.

Anda sebagai orang pertama atau saksi mata kecelakaan tersebut dapat juga membantu pihak kepolisian untuk memberikan keterangan mengenai kejadian tersebut. Anda juga berperan penting dalam administrasi rumah sakit. Anda bisa menunggu di rumah sakit sampai pihak keluarga korban datang.