12 Cara bertarung untuk melindungi diri

12 Cara bertarung untuk melindungi diri

Cara bertarung

Bertarung adalah konfrontasi antara dua orang atau lebih untuk menyelamatkan diri, memenangkan sesuatu, atau saling bersaing. Sebisa mungkin Anda menempuh jalan damai dan jangan sampai buru-buru bertarung karena bertarung dapat menyebabkan luka-luka dan rasa dendam.

Namun, jika Anda diserang ataupun dijahati orang, Anda berhak membela diri dengan bertarung. Oleh sebab itu, kemampuan bertarung menjadi hal yang krusial untuk melindungi diri. Artikel ini akan membahasa tentang cara bertarung dengan tuntas untuk memberi Anda wawasan tentang pertarungan.

Cara bertarung untuk melindungi diri

Suatu waktu, bisa saja diri Anda terancam oleh pihak-pihak yang dapat merugikan Anda, misalnya pencuri, penjambret, pembacok, penculik, perampok, dan sebagainya. Simak cara-cara berikut untuk bertarung dan menyelamatkan nyawa Anda.

1. Bertarung dengan menendang musuh di bagian yang menyakitkan

Jika Anda diganggu oleh orang, maka tujuan Anda adalah untuk menang dan terbebas dari gangguan tersebut. Oleh sebab tidak ada peraturan mengenai mana saja bagian tubuh yang tidak boleh dilukai, maka Anda bebas menyerang di area mana saja.

Usahakan untuk membuat musuh menjadi pincang, terluka, atau kesakitan sehingga Anda dapat berlari menjauh. Anda dapat menyerang pada lutut ke selangkangan, atau perut. Tendanglah dengan rendah menggunakan bagian telapak kaki Anda. Usahakan untuk melakukan hal tersebut dengan cepat dan sigap. Tendangan di bagian-bagian tersebut dapat membuat musuh kesakitan.

2. Seranglah area wajah

Anda dapat membenturkan dahi Anda ke hidung lawan agar hidung lawan patah dan kesakitan. Atau, Anda dapat menggunakan jari-jari Anda untuk menusuk kedua mata lawan. Hal tersebut dapat menimbulkan rasa sakit yang teramat sangat sehingga Anda dapat melarikan diri. Selain itu, pukulan di hidung dapat membuat lawan menjadi kesakitan.



Baca Juga : Cara Bertahan dari Serangan Singa Dengan Benar


3. Tujukan serangan pada area leher dan tenggorokan

Anda dapat melawan dengan memukul di bagian belakang leher agar musuh tak sadarkan diri sementara. Memukul lawan di area tengah tenggorokan pun dapat melukai saluran pernapasannya. Namun, pukulan di sekitar leher dan tenggorokan hanya untuk sementara waktu sehingga Anda harus bersiap untuk serangan selanjutnya.

4. Melakukan gerakan menyerang

Bersiaplah untuk melakukan gerakan menyerang, yaitu dengan melebarkan kedua kaki selebar pundak, menekuk sedikit lutut Anda, dan mengatupkan gigi Anda. Tidak apa jika Anda melompat sedikit untuk mendapatkan posisi sesuai. Angkatlah kedua tangan ke arah atas agar wajah Anda terlindungi.

5. Tinjulah lawan dengan benar

Tekuklah empat jari Anda menuju arah bawah ke dalam telapa tangan Anda. Tempatkan ibu jari di luar empat jari Anda. Tekuklah siku pada sudut tiga puluh hingga empat lima derajat di depan wajah. Gunakan siku dan pundak untuk memperpanjang tinju. Kemudian, doronglah badan Anda melalui pundak ke lengan agar dihasilkan pukulan terbesar Anda.

6. Jangan ragu untuk menyerang terlebih dahulu

Sebaiknya, jangan banyak menghindari musuh. Usahakanlah untuk memukul lawan terlebih dahulu. Pukullah musuh Anda saat Anda mempunyai kesempatan yang baik untuk meninju.

7. Lakukan penyesuaian kekuatan Anda ketika bertarung

Akan sangat penting untuk menyesuaikan pertarungan Anda antara kelebihan Anda dan kekurangan musuh. Apabila badan Anda lebih tinggi, jagalah jarak dengan lawan. Apabila Anda lebih jauh, maka anggota badan Anda yang jauh lebih badan dapat menjangkau lawan, sedangkan musuh tidak dapat menjangkau tubuh Anda.

Namun, apabila Anda lebih pendek, usahakan untuk bergerak dengan cepat dan sigap untuk mendekat. Apabila Anda adalah orang yang dapat bergerak dengan cepat, lakukan gerakan dengan cepat, pukullah dengan cepat, dan lakukanlah gerakan-gerakan beruntun sehingga melumpuhkan musuh. Anda sendiri yang mengetahui kemampuan Anda, maka gunakanlah kemampuan Anda dengan tepat.

8. Usahakan untuk menghemat energi Anda

Jaga energi Anda. Sebaiknya, jangan membuat gerakan-gerakan yang tidak berarti sehingga menghabiskan energi Anda. Musuh dapat membuat Anda mengeluarkan energi-energi Anda sehingga mereka akan menyerang ketika Anda lengah.

9. Tetap pandang lawan

Jika Anda mengalihkan pandangan dari musuh, musuh dapat melihat peluang tersebut. musuh dapat menyerang Anda saat pandangan Anda tidak waspada dan membuat Anda roboh. Sebaiknya, tetaplah fokus dan jangan melepaskan pandangan dari lawan sedikit pun.

10. Membuat serangan palsu

Jika Anda melakukan serangan dengan tangan, artinya Anda sedang dalam kondisi terbuka. Hal tersebut karena Anda tidak dapat menggunakan tangan untuk bertahan saat kondisi menyerang. Musuh bisa saja melakukan tangkisan pada pukulan Anda dan balik melawan dengan meninju bagian tubuh Anda yang terbuka dengan tangan satunya.

Namun, jika Anda melakukan serangan palsu, maka musuh akan menangkis Anda dalam keadaan terbuka sehingga Anda dapat menggunakan kesempatan tersebut untuk melawannya. Anda bisa melakukan campuran antara serangan sesungguhnya dan serangan palsu agar musuh merasa bingung dan sulit menebak gerakan serangan Anda.

11. Menghindari supaya tidak dalam keadaan terkunci atau tertangkap oleh musuh

Musuh dapat menghancurkan keseimbangan Anda dengan cara menangkap, menunduk, dan meletakkan kedua lengannya untuk melingkar di pinggang dan pinggul Anda. Sebaiknya jangan mengincar kepalanya.

Namun, lebih baik jika Anda menggerakkan tangan ke arah depan dan mencengkeram bagian pinggul musuh dan doronglah musuh agar menjauh. Selanjutnya, Anda menjauhlah sedikit dan dapatkan kembali keseimbangan Anda. Setelah itu, tendanglah di area selangkangan atau injak bagian kaki musuh.

12. Mengeluarkan teriakan dengan keras

Jika Anda berada di wilayah yang berpotensi untuk dilewati orang, Anda dapat berteriak agar musuh khawatir. Berteriak dapat membantu Anda jika Anda belum mengetahui cara bertarung dengan baik. Berteriaklah sekencang mungkin, tetapi usahakan untuk tetap waspada, memasang posisi kuda-kuda, dan siang menyerang.