Skip to main content

Cara Melukis dengan Cat Air untuk Pemula

Cara Melukis dengan Cat Air untuk Pemula

Anda masih pemula dalam melukis? Namun anda sangat ingin melukis dengan baik dan benar. Berikut adalah cara-cara melukis dengan cat air untuk pemula yang baik dan benar.


Cara Melukis dengan Cat Air untuk Pemula



Mohon diperhatikan dengan sungguh-sungguh. Dan apabila sudah paham, terapkan di rumah ketika melukis. Dengan begitu, anda juga dapat menghasilkan lukisan yang indah bagi ukuran pemula.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan:

Cat air

Kuas dengan ujung yang bagus

Kertas khusus cat air

Palet

Papan melukis

Kain bekas atau tisu

Wadah berisi air


Langkah-Langkah Melukis dengan Cat Air


1. Belilah Perlengkapan Melukis Anda 



a. Pertama-tama tentukan cat air yang akan anda gunakan. Cat air biasanya dijual dalam kemasan kecil, kemasan botol, dan tube. Jika ingin menggunakan cat air dengan variasi warna yang telah disediakan, belilah kemasan kecil. Sedangkan jika ingin bereksperimen dengan warna-warna dasar, belilah kemasan tube.

Berdasarkan sifatnya, cat air dibedakan menjadi transparan dan buram. Cat air transparan membuat setiap warna yang  anda sapukan menjadi seolah bercahaya, sedangkan cat air buram memperjelas lukisan namun juga menghalangi cahaya menembus kertas.

Selain itu, ada jenis cat yang mudah dibersihkan dan sukar dibersihkan. Cat yang mudah dibersihkan hanya menutupi permukaan kertas sehingga mudah diangkat apabila mengering. Sedangkan cat yang sukar dibersihkan mudah menyerap ke dalam pori-pori kertas dan sulit dicampur dengan cat air.


b. Tentukanlah warna cat yang akan anda beli. Usahakan dalam satu set cat air memiliki warna-warna dasar (merah, kuning, dan hijau). Sehingga anda dapat bereksperimen dengan mencampurkan warna dasar dan menghasilkan warna-warna baru.


c. Belilah kuas berbagai ukuran. Dengan membeli banyak variasi kuas, maka akan banyak juga variasi objek yang dilukis. Setidaknya anda akan membutuhkan kuas nomor 5 hingga 10. Pilihlah kuas yang memiliki ujung yang bagus. Kuas dengan ujung datar mungkin juga akan diperlukan untuk membuat sapuan dasar sebelum melukis.

Ketika membeli kuas, pertimbangkanlah kapan anda mulai melukis. Apabila baru memulai dan hanya mengisi waktu luang, gunakan kuas dengan  harga terjangkau. Namun bila ingin menjadikan melukis sebagai hobi atau pekerjaan, belilah kuas yang sudah terjamin kualitasnya. Jangan lupa pertimbangkan dengan anggaran anda, ya.


Baca Juga : Cara Melukis Dengan Cat Air



d. Ketahuilah jenis kertas yang akan anda gunakan. Sebaiknya pilihlah kertas khusus cat air yang tidak menggembung saat terkena air. Tentu saja kertas khusus ini memiliki berat dan tekstur yang didesain khusus untuk anti air.

Ada tiga jenis kertas khusus cat air, jenis pertama adalah hot-pressed, memiliki permukaan yang licin, kedua ada cold-pressed, yang memiliki permukaanyang tidak terlalu licin, dan yang terakhir adalah kertas kasar yang memiliki permukaan tidak licin. Saat akan memulai melukis, gunakanlah kertas yang lebih tebal dan berat.

e. Lengkapi perlengkapan melukis anda. Selain cat air, kuas, dan kertas, anda dapat membeli alat dan bahan lain yang mungkin akan diperlukan. Apabila ada barang-barang bekas tidak terpakai, anda bisa memanfaatkannya juga.


f. Anda membutuhkan palet untuk melukis. Palet biasanya dijual dan tersedia di toko-toko lukis dan toko penjual peralatan sekolah. Pilihlah palet yang memiliki banyak cekungan atau cekungan yang agak besar sehingga anda dapat dengan bebas mencampurkan berbagai warna cat dan air. Apabila tidak ada palet, anda bisa menggunakan piring bekas yang memiliki cekungan.


g. Carilah sebuah papan yang digunakan sebagai tempat merekatkan kertas. Anda bisa menggunakan karton yang tebal, papan yang berbahan kayu, plexiglass, atau busa.  Belilah penyangga untuk papan, jika anda menginginkan melukis sambil berdiri. Atau anda bisa menggunakan meja datar untuk melukis sambil duduk.


h. Siapkan alat untuk membersihkan peralatan anda. Gunakan tisu, wadah berisi air, penghapus, atau  bahkan baju-baju bekas yang sudah tidak terpakai.


2. Kuasai Dasar-Dasar Melukis dengan Cat Air

a. Berlatih mencampur larutan dengan mencampurkan sedikit cat dan beberapa tetes air. Lakukan di wadah khusus atau palet. Lakukan eksperimen sebanyak mungkin sehingga anda mengetahui bagaimana komposisi air dan cat yang tepat untuk satu warna.

b. Lakukan eksperimen mencampur warna. Campurkan warna dasar dengan warna yang lain sehingga tercipta warna sekunder. Selain itu anda dapat mencoba mencampurkan warna sekunder yang nantinya akan menjadi warna tersier. Setelah bereksperimen dengan warna, anda akan tau cara mencampurkan warna dengan komposisi yang tepat sehingga menghasilkan warna yang diinginkan.

c. Sapukan kuas ke cat yang telah tersedia dan apabila dirasa berlebihan, anda bisa mengurangi kandungan cat dengan meniriskan kuas atau menempelkan kuas pada tisu.

d. Anda harus mengetahui cara membersihkan kuas yang baik. Anda harus mencucinya ketika ingin menggunakan warna baru atau setelah selesai melukis. Cucilah kuas dengan mencelupkannya di dalam wadah berisi air bersih, tekan ujungnya hingga kotorannya hilang. Apabila air sudah terpakai dan sudah kotor, gantilah dengan air yang baru.

3. Teknik Umum Melukis dengan Cat Air.

a. Ketahui cara mengusapkan cat yang benar. Pertama, gambarlah sebuah persegi di atas kertas dan penuhilah dengan mengusapkan cat tersebut.

b. Mulailah dari ujung kiri atas atau kanan atas dengan sebuah titik halus kemudian memperbesarnya menjadi sebuah sudut.

c. Jika anda memulai dari ujung kiri, sapukan kuas ke arah kanan di bagian atas persegi.

d. Setelah membuat satu garis, buatlah garis yang lain untuk memenuhi persegi tersebut.

e. Usahakan melukis satu arah dengan konsisten. Jika awalnya horizontal, maka sampai akhir pun harus horizontal. Begitu pula dengan arah vertikal. Melukis satu arah akan membuat hasil lukisan semakin bagus.

f. Anda harus tau cara membaurkan dua warna pada kertas lukis. Setelah itu anda akan melihat gradasi atau transisi warna yang lembut. Gunakan sapuan kuas dengan teratur dan terkontrol. Setelah melukiskan warna pertama, jangan lupa untuk selalu membersihkan kuas sebelum digunakan kembali.

g. Setelah kuas bersih, sapukan warna kedua di dekat warna pertama dengan membaurkannya.

h. Lembutkan sudut lukisan dengan menggunakan sedikit air yang disapukan dengan kuas.

i. Ketahui cara mengangkat cat dari kertas. Ketika anda melakukan kesalahan dalam mengatur ketebalan warna, gunakan tisu untuk mengangkat sedikit cat dari kertas. Selain dengan tisu, anda juga dapat menggunakan kuas bersih yang basah.

Untuk memulai melukis dengan cat air, pastikan anda sudah menguasai dasar dan teknik umum yang sudah dijelaskan di atas. Lalu lanjutkan dengan menerapkannya ketika melukis objek di atas kertas.