Skip to main content

13 Cara Belajar Seni Bela Diri Dengan Benar


13 Cara Belajar Seni Bela Diri


Cara belajar seni bela diri merupakan salah satu kegiatan yang baik untuk jasmani dan mental anda. Pada umumnya setiap orang membutuhkan seorang instruktur.

Namun, tidak menutup kemungkinan untuk anda belajar sendiri tanpa bimbingan seorang instruktur.


13 Cara Belajar Seni Bela Diri Dengan Benar


Berikut ini adalah beberapa tips cara belajar seni bela diri yang dapat anda jadikan sebagai referensi untuk anda terapkan:


1. Memilih jenis bela diri

Langkah pertama anda harus menentukan jenis beladiri apa yang ingin anda pilih. Selain itu, anda juga harus memiliki alasan mengapa anda ingin belajar bela diri. Berikut ini adalah beberapa alasan yang memperkuat anda untuk belajar bela diri.

Bela diri merupakan salah satu cara untuk meningkatkan rasa percaya diri dan meningkatkan kekuatan anda. Selain itu, anda juga dapat membantu mengatasi kelemahan anda.


2. Mencari informasi berbagai macam jenis bela diri

Bela diri terdapat beberapa macam, diantaranya adalah bela diri tipe keras dan tipe halus. Yang membedakan antara kedua jenis bela diri tersebut adalah pada tipe keras, beladiri berfokus pada kekuatan. Sedangkan pada tipe halus, bela diri berokus pada manipulasi energi.

Salah satu kelebihan mencari informasi adalah anda dapat memperluas wawasan anda tentang berbagai gaya dalam bertarung saat anda ahli melakukan bela diri.


3. Memilih gaya sesuai dengan selera anda

Beberapa hal yang harus anda perhatikan adalah pemilihan jenis bela diri yang ingin anda tekuni. Anda juga harus mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari bela diri yang akan anda pelajari.

Apabila anda ingin berlatih seni bela diri tradisional, anda dapat memilih kungfu  atau oikido. Disetiap gerakan seni bela diri kuno mengandung fiosofi tersendiri. Apabila anda kakinya panjang, maka anda dapat memilih taekwondo yang berfokus pada tendangan.


4. Mempertimbangkan waktu latihan

Hal ini bertujuan untuk memilih jenis bela diri yang sesuai dengan waktu luang anda. Selain itu karena ada beberapa jenis bela diri yang membutuhkan waktu yang lama. Salah satu contohnya adalah Capoira, yang merupakan salah satu jenis bela diri yang diserti dengan tarian. Untuk mempelajarinya membutuhkan waktu yang lama.

Seni bela diri lainnya adalah Tinju dan jeet kune do. Jenis beladiri tersebut dasarnya adalah efisien dan gerakannya sederhana. Banyak sumber yang dapat anda jadikan untuk referensi seni bela diri.

Baca Juga : 5 Cara Belajar Matematika dengan Asyik dan Menyenangkan

5. Anda disarankan untuk mencari materi latihan bela diri

Anda dapat berlatih bela diri melalui buku atau video internet. Anda disarankan untuk membeli karung pasir untuk berlatih bela diri. Anda juga dapat mengikuti kursus baik online maupun offline.


6. Melatih badan secara pelan – pelan

Anda harus memulai dengan mempelajari dasar – dasar bela diri, salah satunya adalah mempelajari cara blok bela diri. Ana harus memperhatikan kaki saat bergerak Anda juga harus memperhatikan setiap pukulan dengan gerakan kaki. Hal ini dikarenakan sikap dalam bela diri harus benar.

Anda juga harus berlatih seolah – olah anda sedang berhadapan dengan lawan anda. Selain itu, anda juga dapat berlatih memukul dengan catatan anda tetap memperhatikan pertahanan anda.


7. Latihan secara rutin

Dengan banyak berlatih anda akan semakin mahir dalam bela diri. Contohnya adalah anda dapat menggunakan kantong pasir untuk latihan memukul. Saat latihan anda harus fokus dan memiliki target yang jelas.

Selain itu, anda juga harus menambah waktu belajar anda dan menghindari cedera saat latihan. Oleh karena itu, anda tetap harus waspada dan berhati – hati saat berlatih bela diri. Anda disarankan untuk berlatih tehnik baru. Anda bisa memulainya dengan mempelajari tehnik dasar sebelum melangkah ke tehnik yang lebih menantang dan rumit.


8. Mencari teman untuk berlatih

Anda disarankan memiliki partner untuk berlatih agar anda  dapat mengukur kemampuan anda dalam seni bela diri.  Berlatih bersama sangatlah mudah dan dapat meningkatkan kemampuan anda.


9. Shadow box

Anda dapat berlatih menggunakan shadow box apabila anda tidak memiliki partner berlatih. Anda bayangkan shadow box tersebut adalah lawan anda sehingga anda dapat lebih rileks saat benar – benar anda akan mengikuti kompetisi.

Anda dapat memulai dengan seperempat kecepatan pertandingan pada umumnya. Shadow boxing tersebut hanya berfokus pada keakuratan kecepatan. Anda dapat berlatih secara perlahan sebelum anda melakukan gerakan dengan kecepatan yang penuh. Saat anda melakukan shdow boxing, anda disarankan untuk memperhatikan hal – hal berikut seperti tempo dan ritme dalam gerakan anda.


10. Melakukan latihan secara rutin

Semua jenis bela diri menggunakan otot sebagai salah satu modal utama. Ada yang menggunakan otot kaki, ada yang menggunakan lengan dan alin – lain. Contohnya adalah jika anda seorang pegulat maka anda dianjurkan untuk melakukan latihan yang dapat memperkuat otot pusat dan punggung.


11. Melakukan latihan kardio

Anda selain dianjurkan untuk latihan otot, anda harus berlatih untuk meningkatkan ketahanan tubuh anda dengan cara berlari, menggunakan sepeda, dan berbagai latihan lainnya yang dapat meningkatkan detak jantung.


12. Melakukan peregangan

Fungsi dari peregangan adalah untuk menjaga kelenturan tubuh anda. Anda dapat melakukan peregangan sebelum dan sesudah melakukan latihan. Ada pun untuk meningkatkan kelenturan kaki anda dapat melakukan leg raise.

13. Anda harus pandai merawat diri

Merawat diri sangatlah penting karena anda saat bertanding tentu sesekali pasti pernah merasakan pukulan, jatuh dan sakit. Oleh karena itu, anda dianjurkan untuk melakukan pijat untuk mengembalikan otot anda agar bugar dan selalu sehat. Hal tersebut menjadi salah satu pendukung cara belajar seni bela diri yang baik dan benar.